Selama Ramadan, Puskesmas Sukamulya Banyak Terima Pasien Batuk Pilek

Senin, 25 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERIKSA KESEHATAN: Salah seorang dokter Puskesmas Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang saat memeriksa kesehatan pasien, Senin  (25/02/2024).

PERIKSA KESEHATAN: Salah seorang dokter Puskesmas Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang saat memeriksa kesehatan pasien, Senin (25/02/2024).

bantenraya.co | TANGERANG

Layanan kesehatan di Puskesmas Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang selama Ramadan banyak pasien rawat jalan mengalami keluhan sakit batuk dan pilek.

Kepala Puskesmas Sukamulya, drg. Eko Hartati., Mars mengungkapkan, mayoritas pasien yang menjalani layanan rawat jalan selama Ramadan mengalami sejumlah penyakit umum seperti batuk, pilek dan gangguan pencernaan seperti sakit maag atau gastroesofagus (GERD).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasus-kasus penyakit ini umumnya tidak terlalu serius, yang paling umum adalah gejala batuk, pilek, dan sakit lambung, mungkin lebih banyak karena kondisi puasa,” ungkap drg. Eko, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (25/03/2024).

Baca Juga :  Miliki Program Anjelin, Puskesmas Sukamulya Diganjar Poned Terbaik se-Banten

Dikatakannya, bahwa selama bulan suci Ramadan, layanan operasional tersedia dari hari Senin hingga Sabtu untuk melayani masyarakat yang membutuhkan perawatan kesehatan.

“Jam kerja untuk layanan rawat jalan adalah dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB untuk proses pendaftaran. Selama bulan puasa ini, kunjungan pasien cukup signifikan,” katanya.

drg. Eko menjelaskan, bahwa pasien yang mengalami sakit lambung atau maag umumnya mengalami penyesuaian pada siklus puasa.

Baca Juga :  Jambore Kader Kesehatan Resmi Dibuka Ketua TP Posyandu Tangerang

“Untuk pasien yang mengalami maag kronis atau akut, disarankan untuk tetap minum obat secara rutin, terutama setelah sahur. Selain itu, disarankan juga untuk mengurangi konsumsi makanan yang bersifat asam dan pedas,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa mayoritas pasien yang datang adalah orang dewasa, dengan rentang usia rata-rata antara 15 hingga 50 tahun.

“Kunjungan dari balita dan lansia ada, tapi jumlahnya tidak banyak,” tandasnya. (*)

Penulis : mas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Penyakit Hati Kronis: Kenali Gejala Awal dan Pemicunya
Pemkot Tangerang Perkuat Penataan Kawasan Tugu Adipura dari Aktivitas PKL Liar
Prime Plaza Run 2026 Resmi Kembali, Hadir dengan Semangat dan Pengalaman Baru
Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
PT IKPP Tangerang Gelar Penyuluhan P4GN Hingga Bahaya HIV/AIDS di SMAN 7 Tangsel
Masita Bertahan Hidup dari Bantuan Warga
Puspaga Perkuat Perlindungan Anak dari Cyberbullying melalui Sosialisasi PP Tunas
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 09:18 WIB

Penyakit Hati Kronis: Kenali Gejala Awal dan Pemicunya

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:19 WIB

Pemkot Tangerang Perkuat Penataan Kawasan Tugu Adipura dari Aktivitas PKL Liar

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:58 WIB

Prime Plaza Run 2026 Resmi Kembali, Hadir dengan Semangat dan Pengalaman Baru

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:35 WIB

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:05 WIB

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya

Berita Terbaru