bantenraya.co | TANGERANG
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang kembali menggencarkan pelayanan jemput bola melalui program “Dukcapil Nyaba Sekolah”.
Kali ini, layanan tersebut digelar di SMAN 6 Kota Tangerang untuk memfasilitasi ratusan siswa dalam pengurusan dokumen kependudukan, khususnya bagi pemula yang telah memenuhi syarat pembuatan KTP elektronik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Disdukcapil Kota Tangerang, Rizal Ridolloh, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mempermudah akses layanan administrasi kependudukan bagi para pelajar.
Menurutnya, sekolah menjadi lokasi strategis dalam meningkatkan cakupan kepemilikan identitas penduduk, khususnya bagi warga yang baru memasuki usia wajib KTP.
“Kami hadir di sekolah untuk memastikan siswa yang sudah berusia 17 tahun atau lebih segera memiliki KTP elektronik. Dokumen ini sangat penting sebagai identitas dasar yang akan digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pendaftaran kuliah, melamar pekerjaan, hingga berpartisipasi dalam pesta demokrasi,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Disdukcapil tidak hanya melakukan perekaman fisik KTP elektronik (KTP-el), tetapi juga mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Rizal menambahkan, kehadiran IKD menjadi solusi praktis bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengakses dokumen kependudukan secara digital.
“Melalui aktivasi IKD di ponsel, siswa tidak perlu khawatir jika kartu fisik tertinggal. Seluruh dokumen kependudukan sudah terintegrasi secara digital dan tetap aman,” jelasnya.
Program ini pun disambut antusias oleh para siswa dan pihak sekolah. Dengan adanya layanan langsung di lingkungan sekolah, para pelajar tidak perlu lagi mengantre di kantor kecamatan atau dinas, sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar.
Adapun persyaratan yang dibutuhkan cukup sederhana, yakni hanya membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK). Setelah itu, siswa akan menjalani proses perekaman biometrik seperti foto, sidik jari, dan retina mata. Dokumen fisik KTP-el nantinya akan diproses dan didistribusikan melalui sekolah atau mekanisme lain yang telah ditentukan.
Ke depan, Disdukcapil Kota Tangerang berkomitmen untuk terus menjalankan program ini secara rutin dan bergilir di berbagai SMA, SMK, dan MA di seluruh wilayah.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan pelayanan publik semakin dekat, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat,” tutupnya. (wil/dam)







