bantenraya.co | Serang
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah (APS) yang saat ini berada di angka rata-rata 9,7 tahun. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan layanan dasar pendidikan, termasuk pembangunan dan perbaikan sarana prasarana sekolah.
“Dengan meningkatkan lama dan kualitas pendidikan, kita harapkan lahir sumber daya manusia (SDM) yang unggul,” ujar Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, dalam sambutannya pada Kunjungan Kerja Spesifik Bidang Pendidikan Komisi X DPR RI di Pendopo Bupati Serang, Kamis (28/11/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Muktabar menegaskan bahwa situasi pendidikan di Banten secara umum berjalan baik dan kondusif. Namun, ia juga menekankan pentingnya percepatan penanganan untuk kasus-kasus yang tidak diharapkan, seperti perundungan dan kekerasan di lingkungan pendidikan.
“Kita perlu kolaborasi intensif dengan semua pihak, mulai dari orang tua, anak, hingga pihak sekolah, untuk mencegah kekerasan. Penyusunan standar prosedur operasional menjadi hal penting agar penanganannya lebih efektif,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, Muktabar juga menyebutkan bahwa Banten sebagai daerah otonomi baru memiliki potensi fiskal tertinggi di Indonesia, yang menjadi modal kuat untuk mendukung kemandirian daerah, termasuk di bidang pendidikan.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan paparan yang diberikan. Kunjungan kerja spesifik ini, menurutnya, bertujuan untuk mengawasi implementasi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.
“Kami ingin mendapatkan data serta mendalami langkah-langkah strategis yang telah diambil di Kabupaten Serang dan Provinsi Banten sebagai salah satu daerah percontohan dalam penanganan kasus perundungan dan kekerasan,” ungkap Himmatul.
Dalam sambutannya, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto, yang mewakili Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, menyambut baik kolaborasi antara Pemprov Banten dan DPR RI. Ia berharap kunjungan ini dapat menjadi momentum penting untuk menyelesaikan masalah pendidikan yang masih ada di Kabupaten Serang.
“Terima kasih atas dukungan yang diberikan. Semoga kerja sama ini dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan generasi muda yang lebih baik,” tutup Rudy.
Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target APS di Banten sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif bagi anak-anak. (hed/BN/ris)







