Jika Satu Pasang Pilkada Tangsel, Formats Ajak Pilih Kotak Kosong

Kamis, 25 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Khawatir pesta demokrasi yang dihelat 27 November mendatang direkayasa hanya dengan satu pasangan calon. Warga Kota Tangsel yang tergabung Forum Bersama Membangun Kota Tangerang Selatan (FORMATS), menyatakan bakal memilih kotak kosong pada Pilkada serentak 2024.

Hal itu disampaikan Pendiri Kota Tangsel dan Ketua FORMATS, Sonny FL Trisatria. Menurutnya, sikap yang diambil adalah wujud kegalauan melihat politik jelang Pilkada akibat dugaan penggiringan opini satu calon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika satu calon, artinya pembunuhan demokratisasi, suara rakyat adalah suara Tuhan tidak akan terpenuhi. Sehingga calon pemimpin Banten dan Tangsel tidak sesuai dengan aspirasi warga termasuk pada pendiri Tangsel,” katanya.

Baca Juga :  Wujud Peduli Kesehatan, Dewan NasDem Sosialisasi Stunting dan TBC ke Masyarakat

Mantan Anggota DPRD Provinsi Banten ini mengungkapkan, berkaca pada Pilkada Sumatera Utara dan Jawa Timur, yang terjadi melawan kotak kosong. Pilkada akhirnya diulang kembali dengan menghadirkan calon berbeda, karena kotak kosong menang.

“Inilah yang bisa dilakukan teman-teman untuk melakukan perlawanan seandainya calonnya cuma satu. Kita berharap, berilah masyarakat Tangsel ini pembelajaran demokrasi yang benar dan berilah masyarakat pilihan, siapapun calonnya,” ungkap pria yang biasa disapa Sony.

Sementara itu, Sekretaris FORMATS, Heri Sumardi menambahkan, warga Kota Tangsel menginginkan calon-calon pemimpin yang memahami karakteristik masyarakat. Mengingat Kota Tangsel lahir tidak dengan sendirinya.

Tangsel lahir dengan perjuangan, dimana masyarakat yang ribuan berbondong-bondong meminta Tangsel bisa berdiri.

Baca Juga :  PS UMJ Raih Juara OKTA CUP 2025, Okta Kumala Dewi: Semangat Sumpah Pemuda Terus Menyala

“Alhamdulillah kemudian muncul UU Nomor 51 Tahun 2008. Kita tidak menginginkan tiba-tiba di tengah perjalanan ketika pembangunan sudah berhasil dibajak pihak lain. Orang yang mengatasnamakan partai politik pusat kemudian membajak, melakukan manipulasi dan sebagainya, sehingga Tangsel terlepas dari karakteristiknya,” ujarnya.

Heri menegaskan sikap para pendiri Tangsel mengimbau masyarakat untuk bisa menolak, dan memberikan masukan ke pemerintah pusat.

“Bila sampai terjadi, hanya ini pesannya. Kalau Pilkada ini direkayasa hanya memilih satu pasangan calon bakal tidak ada warga yang datang ke TPS, sebab demokrasi sudah mati. Atau pilihan lain kotak kosong yang akan menang,” tandasnya. (*)

Penulis : ard

Editor : chan

Berita Terkait

SPMB SMP Negeri Tangsel Siapkan 9.976 Kursi, Utamakan Transparansi dan Keadilan
PT IKPP Tangerang Gelar Penyuluhan P4GN Hingga Bahaya HIV/AIDS di SMAN 7 Tangsel
Matangkan Arah Tataruang kota ,DCKTR Tangsel percepat Finalisasi Raperda RT RW
Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan “aMAYzing Room Package”, Staycation Nyaman dengan Sentuhan Perawatan Eksklusif
TK Durrotul Hikmah Ajak Siswa Kenal Pertanian Lewat Panen Raya
Demi Sungai Lebih Sehat, 50 Botol Ekoenzim Dituangkan di Pakujaya
Habis Serve, Terbitlah Juara! Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan “Her Serve – Kartini Mini Padel Tournament” untuk Rayakan Semangat Perempuan
Benyamin Davnie: Pelayanan Prima Dimulai dari ASN yang Berintegritas
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:07 WIB

SPMB SMP Negeri Tangsel Siapkan 9.976 Kursi, Utamakan Transparansi dan Keadilan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:53 WIB

PT IKPP Tangerang Gelar Penyuluhan P4GN Hingga Bahaya HIV/AIDS di SMAN 7 Tangsel

Senin, 18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Matangkan Arah Tataruang kota ,DCKTR Tangsel percepat Finalisasi Raperda RT RW

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan “aMAYzing Room Package”, Staycation Nyaman dengan Sentuhan Perawatan Eksklusif

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

TK Durrotul Hikmah Ajak Siswa Kenal Pertanian Lewat Panen Raya

Berita Terbaru