Paripurna Istimewa HUT ke-24 Diwarnai Intrupsi, Politisi PPP Ungkap Monopoli E-Katalog

Jumat, 4 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Rapat paripurna istimewa HUT Banten ke-24 yang digelar DPRD Banten diwarnai intrupsi dari politisi PPP, Musa Weliansyah.

Di tengah-tengah sidang, Musa menyoroti sejumlah problem di usia Provinsi Banten ke-24. Salah satunya, komitmen Pemprov Banten tentang pemberantasan minuman keras.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Intrupsi pimpinan, pertama Pemprov Banten nampaknya belum ada keseriusan dalam menutup pabrik miras yang ada di Kabupaten Serang,” kata Musa di sela-sela paripurna, Jumat (04/10/2024).

Saat Musa hendak menyampaikan problem selanjutnya, pimpinan sidang sempat menghentikan. Namun, Musa tetap kekeuh melanjutkan.

Baca Juga :  Beras Hibrida Asal Binuang Diminati Pj Gubernur di Pameran Banten Halal Festival Ramadan

“Yang kedua, sebentar pimpinan terkait kerusakan lingkungan dari ujung barat sampai ujung timur di Banten pantai begitu rusak, lingkungan rusak oleh tambang,” ujar Musa.

Sedangkan untuk persoalan yang ketiga, lanjut Musa yakni terkait dugaan monopoli e-catalog kontruksi, pengadaan barang dan jasa.

Menurut Musa sistem tersebut membuat resah para pengusaha lokal di Banten. Sebab para pemenang pekerjaan, merupakan orang dekat oknum Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Baca Juga :  Di Puncak Hut Kabupaten Tangerang Zaki Iskandar Ingatkan Bersinergi dan Berkolaborasi

“Saya minta pola e-catalog tolong dievaluasi, karena e-catalog akan membuka ruang-ruang koruptif di Banten, pelakunya adalah oknum PPk dan kuasa pengguna anggaran,” ungkapnya.

Musa mengungkapkan, oknum PPK akan mencari pengusaha yang mudah diajak kolaborasi untuk diajak korupsi. Belum lagi ungkap Musa, para pengusaha resah dengan adanya kebijakan fee proyek di OPD.

“Mereka kolaborasi dan komitmen dengan pengusaha-pengusaha yang menurut mereka aman untuk melakukan korupsi,” pungkasnya. (*)

Penulis : Nas

Editor : Chan

Berita Terkait

Wakil Walikota Minta ASN menjadi Garda Terdepan Komunikator yg Baik ,Wujudkan Pelayanan Prima kepada Masyarakat .
Tradisi Bedug Bergema di Pandeglang
Bedug Diusulkan Jadi Simbol Pembuka Acara Resmi
Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban
Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban
Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten
Bank Indonesia Provinsi Banten Dorong Perluasan Ekosistem Ekonomi Syariah dan Digital untuk Banten Maju dan Sejahtera
Masita Bertahan Hidup dari Bantuan Warga
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:52 WIB

Wakil Walikota Minta ASN menjadi Garda Terdepan Komunikator yg Baik ,Wujudkan Pelayanan Prima kepada Masyarakat .

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:08 WIB

Tradisi Bedug Bergema di Pandeglang

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:03 WIB

Bedug Diusulkan Jadi Simbol Pembuka Acara Resmi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:37 WIB

Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Pemkot Tangerang Perkuat Keterbukaan Informasi Publik melalui Rakor PPID

Selasa, 23 Jun 2026 - 14:11 WIB