bantenraya.co I LEBAK
Pasca diberlakukannya parkir elektronik di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak pada November 2023, berdampak kepada meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) parkir sebesar 7,5 kali lipat.
Kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sedang mengupayakan agar seluruh pasar yang berada di Kabupaten Lebak bisa menerapkan sistem parkir elektronik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Asisten Daerah (Asda) II, Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemkab Lebak, Ajis Suhendi mengatakan, per hari hasil dari parkir elektronik di Pasar Rangkasbitung sebesar Rp 15 juta.
“Meningkat signifikan, pasca diberlakukan e-parking di Pasar Rangkasbitung. Meskipun demikian, kami tetap melakukan evaluasi dan memaksimalkan sistem parkir elektronik itu,” kata dia, kepada wartawan, Selasa (15/10/2024).
Ia mengungkapkan, pada 2023 hasil dari parkir di Pasar Rangkasbitung hanya diangka Rp 2 juta per hari.
“Alhamdulillah sekarang meningkat sekitar 750 persen. Itu semua karena sistem parkir elektronik,” ucapnya.
Dilanjutkan Ajis, karena dikelola oleh pihak ketiga, Pemkab Lebak hanya mendapatkan 70,5 persen masuk ke PAD.
“Pihak ketiga mendapatkan sisa dari yang masuk ke PAD. Jadi untuk bersihnya kami menerima Rp 7 juta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, target PAD parkir di pasar Rangkasbitung pada tahun 2024 yakni Rp 6 miliar.
“Kini kami meningkatkan targetnya, kalau tahun lalu diangka Rp 1,5 miliar, dan pastinya kami optimis target bisa tercapai,” terang Ajis.
Ajis menambahkan, walaupun sistem e-parking sudah diberlakukan di pasar Rangkasbitung masih terdengar isu bahwa ada oknum yang melakukan parkir liar.
“Saya tidak bosan-bosan menghimbau, kalau memang ada oknum yang melakukan itu silahkan laporkan kepada kami, pasti akan kami tidak lanjuti,” imbuhnya.
“Kemudian kalau ada yang meminta parkir dua kali di pasar Rangkasbitung, jangan dibayar, karena pembayaran cukup satu kali di portal masuk parkir elektronik. Semisal, pengelola pihak ketiga yang melakukan itu, akan kami berikan sanksi dan teguran keras,” tambah Ajis.
Sementara itu, Kepala Disperindag Lebak, Orok Sukmana menuturkan, atas keberhasilan dalam capaian PAD. Pihaknya, sedang meninjau potensi penghasilan parkir di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Lebak.
“Kami sekarang sedang membidik sejumlah pasar untuk diadakan parkir elektronik seperti pasar Binuangeun, pasar Maja, pasar Sampay, pasar Citeras, dan lain sebagainya,” paparnya.
Menurutnya, keberhasilan peningkatan PAD parkir berkat dorongan dari berbagai stakeholder dan masyarakat.
“Meskipun sempat ada dinamika, kami berhasil menyelesaikannya, dan masyarakat mau menerima hal itu, pastinya kami akan tetap menerima aspirasi-aspirasi dari masyarakat,” tandasnya. (*)
Penulis : Ee
Editor : Chan







