Respons Cepat Kasus DBD, Puskesmas Poris Gaga Lama Lakukan Penyelidikan Epidemiologi di Poris Jaya

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Menyusul laporan kasus terkonfirmasi Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah RT 01, RW 02, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Puskesmas Poris Gaga Lama bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) pada Jumat (29/8/2025).

Kepala Puskesmas Poris Gaga Lama, drg. Apriliana, mengatakan kegiatan PE ini dilakukan secara door to door oleh tim surveilans guna menelusuri kemungkinan penyebaran kasus DBD di lingkungan sekitar serta mendeteksi kasus tambahan yang belum terlaporkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PE ini penting untuk mengetahui sejauh mana potensi penularan dan untuk memastikan apakah kasus yang ada sudah menyebar ke warga sekitar,” ujar drg. Apriliana.

Baca Juga :  Terapkan WFA, Pemerintah Kota Tangerang Jamin Pelayanan Publik Tetap Optimal

Dalam kegiatan ini, petugas memeriksa kondisi lingkungan rumah, melakukan wawancara dengan warga, dan memantau keberadaan jentik nyamuk di tempat-tempat penampungan air. Selain itu, warga diberikan edukasi tentang pencegahan DBD melalui pola hidup bersih dan sehat serta penerapan 3M Plus.

“Kami juga mengingatkan warga untuk menguras bak mandi secara rutin, menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang bekas yang bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak, dan menggunakan kelambu atau lotion antinyamuk,” tambahnya.

Kegiatan PE disambut positif oleh masyarakat setempat. Warga RT 01, RW 02 tak hanya membuka akses rumahnya untuk diperiksa, tetapi juga menyatakan siap bergotong royong dalam kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Baca Juga :  Pemerintah Kota Tangerang Kebit Perbaikan Jalan M. Toha Karawaci Sebelum Arus Mudik

Puskesmas Poris Gaga Lama mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap gejala DBD seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, sakit kepala, hingga muncul bintik merah pada kulit. Jika mengalami gejala tersebut, warga diminta segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Dengan kolaborasi antara tenaga kesehatan dan masyarakat, kami optimistis penyebaran DBD dapat ditekan sejak dini,” tutup drg. Apriliana.

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Perkuat Penataan Kawasan Tugu Adipura dari Aktivitas PKL Liar
Prime Plaza Run 2026 Resmi Kembali, Hadir dengan Semangat dan Pengalaman Baru
Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
PT IKPP Tangerang Gelar Penyuluhan P4GN Hingga Bahaya HIV/AIDS di SMAN 7 Tangsel
Masita Bertahan Hidup dari Bantuan Warga
Puspaga Perkuat Perlindungan Anak dari Cyberbullying melalui Sosialisasi PP Tunas
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:19 WIB

Pemkot Tangerang Perkuat Penataan Kawasan Tugu Adipura dari Aktivitas PKL Liar

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:58 WIB

Prime Plaza Run 2026 Resmi Kembali, Hadir dengan Semangat dan Pengalaman Baru

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:35 WIB

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:05 WIB

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Berita Terbaru