Empat Fokus Kesehatan Jadi Prioritas Pemkab Tangerang

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Program Kesehatan Prioritas di Lemo Hotel, Kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Soma yang hadir mewakili Bupati Tangerang menekankan pentingnya empat percepatan program kesehatan prioritas dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program kesehatan prioritas yang kita bahas hari ini memiliki peran strategis, yakni percepatan eliminasi kusta dan tuberkulosis (TBC), penurunan angka kematian ibu dan bayi, pemeriksaan kesehatan gratis (PKG), serta percepatan penurunan stunting,” tegasnya.

Baca Juga :  Anggota Dewan Berkomitmen Tuntaskan Masalah Banjir, Warga Tunggu Aksi Nyata

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Namun, keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada tenaga medis, tetapi juga kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh pihak.

“Keberhasilan ini memerlukan dukungan dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, hingga masyarakat itu sendiri. Mari jadikan rapat koordinasi ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menurunkan angka kesakitan, meningkatkan kualitas hidup, dan mewujudkan masyarakat Tangerang yang sehat dan berdaya saing,” ujarnya.

Sekda juga meminta dinas dan instansi terkait agar lebih gencar memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama pembekalan dan pelatihan penanganan kegawatdaruratan.

Baca Juga :  Itjen Kemenkes Review Pelaksanaan Monotoring dan Evaluasi Project SOPHI - InPULS

“Saya minta teman-teman Puskesmas dan Dinas Kesehatan lebih aktif memberikan pelatihan pertolongan pertama bagi kelompok rentan dan penderita yang berisiko kambuh,” pintanya.

Selain itu, Soma menekankan pentingnya membangun jejaring komunikasi yang efektif sebagai wadah koordinasi, konsultasi, dan penyebaran informasi.

“Jejaring komunikasi ini menjadi saluran penting agar masyarakat tidak bingung saat menghadapi kasus atau keadaan darurat. Dengan begitu, pertolongan pertama dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” pungkasnya. (dam)

Berita Terkait

Dinkes Kota Tangerang Optimalkan Program Cek Kesehatan Gratis di 39 Puskesmas
Terapi Radio Frekuensi, Inovasi Medis untuk Atasi Nyeri Lutut Akibat Pengapuran
Pemkot Tangerang Pastikan Ambulans Gratis 119 Siap Layani Kondisi Darurat, Begini Cara Mengaksesnya
Dinkes Pandeglang Latih Bidan FKTP
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Perkuat Edukasi Manajemen Stres Dan Dukungan Psikologi Awal
Yuk Jaim Jadi Strategi Kota Tangerang Tekan Risiko Stunting Sejak Dini
Stunting di Kota Tangerang Capai 5,4 Persen, Pencegahan Jadi Prioritas
Penyakit Hati Kronis: Kenali Gejala Awal dan Pemicunya
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 15:58 WIB

Dinkes Kota Tangerang Optimalkan Program Cek Kesehatan Gratis di 39 Puskesmas

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:44 WIB

Terapi Radio Frekuensi, Inovasi Medis untuk Atasi Nyeri Lutut Akibat Pengapuran

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:58 WIB

Pemkot Tangerang Pastikan Ambulans Gratis 119 Siap Layani Kondisi Darurat, Begini Cara Mengaksesnya

Senin, 29 Juni 2026 - 13:27 WIB

Dinkes Pandeglang Latih Bidan FKTP

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:16 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Perkuat Edukasi Manajemen Stres Dan Dukungan Psikologi Awal

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Disnaker Kota Tangerang Bagikan Info Lowongan Kerja Terbaru Pekan Ini

Senin, 6 Jul 2026 - 16:14 WIB