Terminal Terpadu Diusulkan untuk Menunjang Transportasi Warga Rajeg

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | TANGERANG

Kepadatan penduduk di Kecamatan Rajeg menjadikan wilayah ini sebagai kecamatan terpadat kedua setelah Pasar Kemis. Pertumbuhan tersebut dipicu maraknya investasi pengembang perumahan, baik skala besar seperti Puri Jaya maupun pengembang kecil yang membangun dalam jumlah terbatas.
Seiring meningkatnya jumlah penduduk, kebutuhan akan sistem transportasi yang terintegrasi dinilai semakin mendesak.

Banyaknya agen bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang beroperasi di Rajeg dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah agar dapat tertata dengan baik sekaligus memberi kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sokhibi, inisiator Gerakan Rajeg Punya Terminal yang melakukan penelitian di wilayah Rajeg, menyebut bahwa keberadaan terminal terpadu di Rajeg bukan lagi sekadar wacana, melainkan sebuah keniscayaan.

Baca Juga :  Perluas Layanan Air Bersih, Perumda Tirta Benteng Tambah 23 Ribu Sambungan Pelanggan di Zona II Kota Tangerang

“Rajeg dihuni banyak masyarakat urban yang mayoritas pendatang.

Hal ini bisa dilihat dari banyaknya perumahan di wilayah ini. Dari hasil riset yang kami lakukan, kebutuhan masyarakat terhadap terminal terpadu sangat mendesak,” ujarnya kepada Wartawan, Senin (26/1/2026).

Menurut Sokhibi, hasil riset tersebut juga memetakan kebutuhan utama di dalam terminal, yakni keberadaan layanan bus AKAP serta angkutan Transjabodetabek yang dapat memudahkan mobilitas warga menuju berbagai wilayah.
Dukungan serupa datang dari warga.

Salah seorang warga Sukatani mengaku sangat setuju jika di Rajeg dibangun terminal terpadu. Ia mengungkapkan, selama ini dirinya harus menuju Terminal Kalideres atau Poris Plawad saat hendak mudik ke Purworejo.
“Kalau ada terminal di Rajeg tentu sangat membantu. Tidak perlu jauh-jauh lagi ke Kalideres atau Poris,” katanya.

Baca Juga :  Kelurahan Kutabumi Antarkan e-KTP Jadi ke Rumah Warga

Diketahui, di Rajeg terdapat sejumlah perusahaan otobus (PO) yang sudah dikenal luas masyarakat, di antaranya PO Garuda Mas, Agra Mas, Bejeu, PEBEPE, Brave, Sumber Jaya Makmur, Murni Jaya, dan Sinar Jaya.

Dari sejumlah PO tersebut, hanya PO Agra Mas yang telah memiliki pool sendiri, sementara lainnya masih menyewa lahan kosong untuk operasional.

Keberadaan terminal terpadu di Rajeg diharapkan dapat menjadi solusi penataan transportasi, meningkatkan kenyamanan warga, sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi daerah dari sektor transportasi.(hmi)

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif
Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata
Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi
Suasana Hangat Halalbihalal, Maryono Apresiasi Dedikasi Purnawirawan
DPMPT SP Mempermudah Pembuatan NIB Pasar Anyar Jadi Pusat Pemantauan Harga dan Layanan Usaha
Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Senin, 20 April 2026 - 18:47 WIB

Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif

Senin, 20 April 2026 - 16:09 WIB

Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata

Senin, 20 April 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi

Berita Terbaru