Percepat Imunisasi Campak, Pemerintah Kota Tangerang Pastikan Stok Vaksin Vaksin MR Ama

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | TANGERANG

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mempercepat cakupan imunisasi campak dan rubella (MR) untuk melindungi anak-anak dari risiko penyakit menular.

Pemerintah Kota memastikan, ketersediaan vaksin MR tetap aman dan siap digunakan di seluruh fasilitas kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, percepatan imunisasi ini menjadi prioritas, terutama untuk anak-anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Dipastikan di 39 puskesmas tersedia vaksin MR dan seluruhnya dapat dijangkau masyarakat secara gratis.

Baca Juga :  Legislator Dorong Pengesahan RUU Obat dan Makanan

“Kami memastikan distribusi vaksin MR merata di puskesmas, posyandu, dan rumah sakit, sehingga tidak ada kendala stok saat program imunisasi berlangsung,” jelas dr. Dini, Rabu (11/3/26).

Saat ini, tim kesehatan aktif melakukan jemput bola, termasuk kunjungan ke sekolah dan fasilitas pendidikan anak usia dini, untuk memastikan semua anak menerima vaksin sesuai jadwal.

“Cakupan imunisasi yang tinggi akan membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga risiko penyebaran campak dan rubella di Kota Tangerang dapat ditekan,” katanya.

Berdasarkan hasil studi dan uji klinis, vaksin MR terbukti efektif. Yakni, peningkatan antibodi yang signifikan setelah pemberian vaksin, dengan tingkat seropositif mencapai lebih dari 90 persen pada anak yang telah divaksinasi.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang dan BPJS Kesehatan Matangkan Kerja Sama untuk Pekerja Bukan Penerima Upah

Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai efek samping, dr. Dini menjelaskan, reaksi yang muncul setelah imunisasi umumnya bersifat ringan dan sementara.

“Efek samping vaksin MR pada umumnya ringan, seperti demam ringan, kemerahan atau nyeri di tempat suntikan, serta ruam ringan. Reaksi ini biasanya hilang dalam waktu sekitar 24 jam,” tutupnya.(Wil)

Berita Terkait

Penyakit Hati Kronis: Kenali Gejala Awal dan Pemicunya
Pemkot Tangerang Perkuat Penataan Kawasan Tugu Adipura dari Aktivitas PKL Liar
Prime Plaza Run 2026 Resmi Kembali, Hadir dengan Semangat dan Pengalaman Baru
Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
PT IKPP Tangerang Gelar Penyuluhan P4GN Hingga Bahaya HIV/AIDS di SMAN 7 Tangsel
Masita Bertahan Hidup dari Bantuan Warga
Puspaga Perkuat Perlindungan Anak dari Cyberbullying melalui Sosialisasi PP Tunas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 09:18 WIB

Penyakit Hati Kronis: Kenali Gejala Awal dan Pemicunya

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:19 WIB

Pemkot Tangerang Perkuat Penataan Kawasan Tugu Adipura dari Aktivitas PKL Liar

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:58 WIB

Prime Plaza Run 2026 Resmi Kembali, Hadir dengan Semangat dan Pengalaman Baru

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:35 WIB

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:05 WIB

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya

Berita Terbaru