Harga Cabai Semakin Pedas, Tembus 87.000 Per Kilogram

Jumat, 17 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARGA MAKIN TINGGI: Tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang saat mengecek harga pasaran kebutuhan pokok, termasuk cabai.

HARGA MAKIN TINGGI: Tim dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang saat mengecek harga pasaran kebutuhan pokok, termasuk cabai.

bantenraya.co | TANGERANG

Harga cabai di Pasar Kabupaten Tangerang semakin pedas dan tembus di angka Rp 87.000 per kilogram. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang menyebutkan kenaikan harga bahan pokok cabai di pasaran terjadi akibat cuaca buruk. Faktor tersebut membuat stok dan hasil panen petani cabai berkurang.

Adapun jenis cabai yang mengalami kenaikan akibat faktor cuaca buruk (El-Nino) di antaranya adalah cabai merah keriting dan cabai rawit merah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait kenaikan harga khususnya pada komoditi cabai rawit merah ini disebabkan oleh faktor cuaca. Per hari ini harga cabai rawit merah di enam pasar di Kabupaten Tangerang menunjukkan harga rata-rata Rp87 ribu per kilogram” kata Kepala Disperindag, Resmiyati Marningsih, saat meninjau stok bahan pokok di Pasar Gudang Tigaraksa, kemarin.

Baca Juga :  Atasi Stunting, Kabupaten Tangerang Luncurkan Program KOMPAK

Beberapa waktu lalu, harga komoditi cabai dikabarkan melejit tinggi hingga Rp100 ribu per kilogram. Kenaikan itu terjadi di berapa wilayah di Kabupaten Tangerang imbas dari efek kemarau panjang yang terjadi di Indonesia.

Guna menekan naiknya harga cabai tersebut, pemerintah  terus melakukan operasi pasar agar harga kembali normal. Disperindag Kabupaten Tangerang juga akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk menstabilkan harga dan memenuhi kebutuhan pangan.

“Yang pasti, kami akan terus melakukan monitoring guna memastikan stabilitas harga bahan pokok dan bahan penting di pasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika Sutrisno menyampaikan, sebagai upaya menurunkan harga cabai di Kabupaten Tangerang, pihaknya akan melakukan penanaman cabai rawit di 10 hektare lahan.

Baca Juga :  Tahun Politik, Netralitas ASN Kunci Sukses Pilbup Tangerang

Lahan seluas 10 hektare lahan tersebut akan terbagi di dua lokasi yakni di Desa Bakung dan Desa Blubuk Kecamatan Kronjo. Diharapkan, dengan adanya penanaman pohon cabai ini turut menekan angka inflasi khususnya pada komoditi cabai di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Saat ini kami sedang dalam persiapan dan pematangan lahan di dua lokasi, ada 10 hektare lahan yang sedang dipersiapkan. Diperkirakan sekitar 140 ribu pohon (cabai) akan tertanam di lokasi tersebut. Semoga dengan nanti terlaksananya penanaman pohon cabai ini dapat ikut menekan inflasi khususnya pada harga cabai di Wilayah Kabupaten Tangerang,” tandasnya. (*)

Penulis : ard

Editor : dwi teguh budiana

Berita Terkait

Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih
Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak
Polisi Sita Ratusan Butir Obat Keras di Malingping
Jelang Idul Adha, Pemkab Tangerang dan Forkopimda Perketat Pengawasan Hewan Kurban ASUH
Kabupaten Tangerang Jadi Contoh Nasional Pengawasan Pemilu
Marching Band Inter Siswa Competition 2026 Tingkat Provinsi Banten Digelar
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:40 WIB

Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:38 WIB

Polisi Sita Ratusan Butir Obat Keras di Malingping

Senin, 18 Mei 2026 - 16:27 WIB

Jelang Idul Adha, Pemkab Tangerang dan Forkopimda Perketat Pengawasan Hewan Kurban ASUH

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:36 WIB

Kabupaten Tangerang Jadi Contoh Nasional Pengawasan Pemilu

Senin, 4 Mei 2026 - 12:22 WIB

Marching Band Inter Siswa Competition 2026 Tingkat Provinsi Banten Digelar

Berita Terbaru