Aksi Bisu Mahasiswa Cilegon: Sindiran Pedas Terhadap Penanganan Bencana Kota

Jumat, 9 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROTES: Mahasiwa Kota CIlegon menggelar aksi demo bisu memprotes lambannya penanganan bencana.

PROTES: Mahasiwa Kota CIlegon menggelar aksi demo bisu memprotes lambannya penanganan bencana.

bantenraya.co | CILEGON

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Cilegon (GMC) mengadakan demonstrasi tanpa suara di depan Tugu Landmark Kota Cilegon pada hari Kamis, 8 Februari 2024. Aksi ini dilakukan sebagai respons terhadap situasi darurat bencana yang melanda Kota Cilegon.

Maharani Vivian, Sekretaris Jenderal (Sekjen) GMC Kota Cilegon, menjelaskan bahwa demonstrasi tanpa suara ini adalah bentuk sindiran terhadap kurangnya responsif Pemerintah Kota Cilegon terhadap beberapa industri yang dianggap sebagai penyebab bencana belakangan ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi ini merupakan sindiran dan protes kepada pemerintah, dengan mengenakan pakaian berwarna hitam dan menutup mulut menggunakan lakban,” ujarnya dalam wawancara pada Kamis, 8 Februari 2024.

Beberapa waktu yang lalu, Kota Cilegon dilanda bencana mulai dari kebocoran bahan kimia dari PT Chandra Asri Pasific, yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Selain itu, banjir juga menelan korban jiwa di salah satu proyek konstruksi di kawasan industri PT LCI.

Baca Juga :  Ayatullah Khumaeni Terpilih Sebagai Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cilegon

“Kami menuntut tanggung jawab dari pihak pemerintah daerah dan industri terkait perbuatan mereka,” tambah Maharani.

GMC menyatakan komitmennya untuk menyelidiki oknum manajemen yang bertanggung jawab atas kebocoran gas kimia dari Chandra Asri Pasific yang menyebabkan bencana di masyarakat.

“Kami mendesak transparansi dalam hasil investigasi yang dilakukan oleh KLHK, Polri, dan lembaga independen, agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas tentang hasil penyelidikan tersebut,” tegasnya.

Sebagai respons terhadap kejadian tersebut, GMC juga menekankan perlunya keputusan tegas dari pemerintah, termasuk Presiden, untuk menurunkan status PT Chandra Asri menjadi “hitam”, sebagai penilaian terhadap kinerja manajemen perusahaan tersebut yang menyebabkan bencana lingkungan di Kota Cilegon.

Baca Juga :  Kota Cilegon Raih Enam Penghargaan Dari BKKBN Provinsi Banten

“Kami akan memantau dan menyelidiki Direksi PT Chandra Asri secara menyeluruh untuk dimintai pertanggungjawaban atas bencana lingkungan ini, agar memberikan contoh bagi perusahaan kimia lainnya,” jelasnya.

Selain itu, GMC juga menyoroti penanganan banjir yang menelan korban jiwa pada minggu sebelumnya. Mereka menekankan perlunya Pemerintah Kota Cilegon untuk serius dalam menangani masalah banjir di wilayah tersebut.

Mereka juga mengajak pihak perusahaan untuk lebih memperhatikan lingkungan sekitar agar kejadian yang tidak diinginkan tidak terulang.

“Kami mendesak Pemerintah Kota untuk serius menangani banjir yang menimpa wilayah PT Lotte, serta menyelidiki intimidasi yang dialami rekan-rekan dari Gema Al Khairiyah saat melakukan protes di PT Lotte Chemical beberapa waktu lalu,” tandasnya. (*)

Penulis : arg

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Mudik Lebaran Dipastikan Lancar, Ini Penegasan Gubernur Banten Andra Soni
Pantauan CCTV, Banjir di Cilegon Berangsur Surut
Momentum Ramadan, Pemprov Banten Renovasi RTLH
Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Industri Banten
Kasus Pembunuhan Anak Politisi PKS di Cilegon, Pelaku Akui Terjerat Utang Kripto
Kapolda Banten Tinjau Dapur Umum dan Lokasi Banjir di Cilegon
Gubernur Hadiri Pembukaan Turnamen Golf Kapolda Banten 2025
Sate Bebek Khas Cibeber Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 12:49 WIB

Mudik Lebaran Dipastikan Lancar, Ini Penegasan Gubernur Banten Andra Soni

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:33 WIB

Pantauan CCTV, Banjir di Cilegon Berangsur Surut

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:19 WIB

Momentum Ramadan, Pemprov Banten Renovasi RTLH

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:52 WIB

Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Industri Banten

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:15 WIB

Kasus Pembunuhan Anak Politisi PKS di Cilegon, Pelaku Akui Terjerat Utang Kripto

Berita Terbaru