Aktivis: Kapan Diumumkan Tersangkanya Pak Kajari ?

Sabtu, 9 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Kejari Kabupaten Tangerang di Tiga Raksa.

Gedung Kejari Kabupaten Tangerang di Tiga Raksa.

Kasus Pengadaan Lahan RSUD Tigaraksa

bantenraya.co I TANGERANG

Kasus dugaan melawan hukum pengadaan lahan RSUD Tigaraksa, Kabupaten Tangerang bagaikan bola salju. Antusias masyarakat terhadap perkembangan persoalan ini begitu tinggi. Namun sampai hari ini, pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang belum juga mengumumkan statusnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebaiknya agar ini menjadi jelas dan tidak dianggap dagelan, pihak kejaksaan menyampaikan perkembangnnya ke publik,” tegas Subandi Musbah, Aktivis Tangerang kepada bantenraya.co, Sabtu (9/9/2023).

Lebih lanjut Subandi menjelaskan, alasan pihak kejaksaan harus terbuka dalam menangani kasus ini, karena jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum menurun.

Kata Subandi, jangan sampai masyarakat menaruh curiga. Karena sempat ramai pemberitaan dugaan korupsi pengadaan lahan RSUD Tigaraksa, tapi akhir-akhir ini seperti tenggelam.

Baca Juga :  Santri Diminta Kuasai Teknologi, Harus Bisa Bahasa Dunia sebagai Ladang Dakwah Modern

“Kalau ada yang melanggar sebaiknya cepat ditetapkan statusnya. Atau sebaliknya, jika tidak ada pelanggaran, pihak kejakasaan cepat-cepat menyampaikan ke publik. Hal ini lantaran sudah menjadi konsumsi masyarakat luas,” ungkap aktivis asli Tigaraksa ini.

Berdasarkan pengamatannya, beberapa tahun lalu pernah heboh pemanggilan para kepala sekolah negeri di Tangerang. Puluhan orang jumlahnya. Namun sampai hari ini, perkembangannya tidak diketahui publik. Padahal sempat viral.

Oleh karena itu, sebaiknya kejaksaan terbuka soal penanganan adanya indikasi korupsi dalam pengadaan lahan RSUD Tigaraksa.

Menurut Subandi, kalau sudah bisa penetapan status, sebaiknya segera diumumkan. Jangan sampai diam-diam lalu menghilang. Atau kalau tidak ada pelanggaran, secepatnya disampaikan ke publik.

Baca Juga :  Hari Anti Korupsi, Pj Walikota Tangerang Minta ASN Hindari Korupsi

“Elemen mahasiswa juga harus mengawal persoalan ini, agar prosesnya terpantau. Jangan sampai mati di tengah jalan. Mengendap dan hilang,” jelas Subandi.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Pamulang, Aden mengakui lambatnya penanganan dugaan kasus korupsi lahan RSUD Tigaraksa.

Menurut Aden, lambatnya kasus ini, membuat ia dan beberapa mahasiswa lainya melihat adanya main mata antara kejaksaan dan Pemkab Tangerang.

“Buka saja biar terang benderang. Kalau ada tersangka, tetapkan saja langsung. Kalau tidak ada tersangka, umumkan juga. Biar kita mahasiswa tidak berburuk sangka,” ucap Aden. (*)

Penulis : den

Editor : chand

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif
Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata
Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi
Suasana Hangat Halalbihalal, Maryono Apresiasi Dedikasi Purnawirawan
DPMPT SP Mempermudah Pembuatan NIB Pasar Anyar Jadi Pusat Pemantauan Harga dan Layanan Usaha
Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Senin, 20 April 2026 - 18:47 WIB

Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif

Senin, 20 April 2026 - 16:09 WIB

Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata

Senin, 20 April 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi

Berita Terbaru

Banten Raya

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Banten Raya

Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:37 WIB

Banten Raya

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

headline

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:21 WIB