bantenraya.co | TANGERANG
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang bekerjasama dengan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Tangerang Raya (WHTR), menggelar acara diskusi bertajuk Ngobrol Cerdas dengan tema “Kontribusi Jurnalis dalam Pengawasan Pilkada Kota Tangerang 2024”, Selasa (22/10/2024).
Acara yang berlangsung di Sekretariat Pokja WHTR, Jl. Perintis Kemerdekaan No. 38A, Babakan, Kota Tangerang ini dihadiri oleh sekitar 30 jurnalis, termasuk Komisioner Bawaslu Kota Tangerang, Faridal Arkam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Faridal Arkam, yang menjabat sebagai Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Tangerang mengutarakan, peran vital jurnalis dalam pengawasan partisipatif Pilkada.
“Kami menyadari Bawaslu tidak mungkin mengawasi semua proses Pilkada sendirian, mengingat keterbatasan personil. Oleh karena itu, kami membutuhkan bantuan pengawasan partisipatif dari berbagai pihak, termasuk media,” ujarnya.
Farid berharap, jurnalis yang tergabung dalam Pokja WHTR dapat berkontribusi dalam mewujudkan penyelenggaraan Pilkada yang Luber Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil) di Kota Tangerang, terutama pada hari pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024.
Wakil Ketua Pokja WHTR, Hendra Wibisana, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama yang dijalin dengan Bawaslu Kota Tangerang.
“Kami, sebagai jurnalis, tentu akan membantu dan berperan aktif dalam pengawasan Pilkada, karena itu adalah salah satu fungsi utama kami sebagai kontrol sosial,” tegasnya.
Acara tersebut juga menghadirkan dua narasumber, yaitu Sukron, wartawan MNC, dan Mus Mulyadi, wartawan Radio Elshinta, yang membahas lebih lanjut mengenai peran penting jurnalis dalam pengawasan Pilkada. (*)
Penulis : Ali
Editor : Chan







