Desa Curug Goong Diresmikan Sebagai Desa Wisata Favorit

Senin, 1 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Serang|Bantenraya.co

Desa Curug Goong yang terletak di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, kini resmi menjadi desa wisata favorit. Peresmian desa ini dilakukan langsung oleh Bupati Serang, Hj. Ratu Tatu Chasanah, beberapa waktu lalu. Pemerintah daerah menjadikan sektor wisata sebagai target utama karena potensinya yang besar dalam memajukan wilayah dan mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa Curug Goong menawarkan berbagai pemandangan alam yang indah dan menarik bagi pecinta alam. Wisatawan dapat menikmati buah durian jatohan langsung dari pohonnya yang terkenal dengan rasa manis dan legit. Selain itu, desa ini juga menawarkan berbagai kuliner lokal seperti pais Solempat, kerupuk melinjo dengan berbagai rasa, kerupuk dapros/rengginang, emping singkong, pecel sayur, dan jajanan hasil bumi lainnya yang dapat ditemui sepanjang jalan menuju Curug Goong.

Baca Juga :  Filantropi Islam: Harapan Nyata bagi Kemanusiaan Berdaya, Maju, Sejahtera, dan Penuh Cinta

Menurut Juheni, Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Curug Goong, pengunjung yang datang tidak hanya bisa menikmati makanan lokal, tetapi juga keindahan Curug Goong yang dikelilingi pepohonan hijau dan udara yang sejuk. “Pengunjung bisa merasakan suasana alam yang asri sambil menikmati kuliner khas desa,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat, (28/6/2024).

Selain curug, Desa Curug Goong juga memiliki jembatan terpanjang di Kabupaten Serang, dengan panjang sekitar 60 meter. Jembatan ini menjadi salah satu tempat favorit wisatawan untuk berfoto dan mengabadikan momen liburan. “Saat ini juga sedang ada pembangunan landmark, saung/gazebo, toilet, dan prasarana lainnya untuk kenyamanan pengunjung,” tambah Juheni.

Hadirnya wisata di Desa Curug Goong memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Buah-buahan hasil bumi seperti pisang, pete, sawo, durian, dan buah-buahan lainnya dapat langsung dijual di sekitar tempat wisata, memberikan penghasilan tambahan bagi warga. “Setiap pengunjung biasanya ingin membawa oleh-oleh untuk dibawa pulang,” kata Juheni.

Baca Juga :  Oknum ASN Kesbangpol Diduga Tipu Modus Honorer 40 Juta

Juheni juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung perkembangan wisata di Desa Curug Goong. Ia bertekad untuk terus memajukan wisata desa tersebut meskipun hanya menjabat sebagai Pjs. “Saya ingin meninggalkan jejak yang baik di masyarakat ketika tidak lagi bertugas di desa ini,” pungkasnya.

Juheni mengajak seluruh masyarakat Desa Curug Goong untuk terus membangun kekompakan demi kemajuan bersama. “Jika kita kompak, bersatu, dan maju, kita akan menjadi contoh baik bagi desa-desa lain,” tutupnya. (hed/ris)

Berita Terkait

Diplomat 12 Negara Jelajahi Wisata Banten
Gerak Cepat! Kebocoran Pipa di Cisauk Ditangani Perumdam TKR
Gubernur Banten Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Dinas Pariwisata Lebak Optimistis PBJT Tembus Rp300 Juta
16 Prajurit Korem 052/Wkr Naik Pangkat, Laporan Korps Dipimpin Kasrem
DPRD Apresiasi Pemkab Tangerang
Operasi Ketupat Maung 2026, Pelanggaran dan Kecelakaan Menurun
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:51 WIB

Diplomat 12 Negara Jelajahi Wisata Banten

Jumat, 10 April 2026 - 13:19 WIB

Gerak Cepat! Kebocoran Pipa di Cisauk Ditangani Perumdam TKR

Jumat, 10 April 2026 - 11:02 WIB

Gubernur Banten Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang

Kamis, 9 April 2026 - 13:34 WIB

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Rabu, 8 April 2026 - 15:22 WIB

Dinas Pariwisata Lebak Optimistis PBJT Tembus Rp300 Juta

Berita Terbaru

Banten Raya

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:40 WIB

headline

Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:33 WIB

headline

Aktivis Nilai CSR Kota Tangerang Belum Maksimal

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:29 WIB