Serang|Bantenraya.co
Desa Curug Goong yang terletak di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, kini resmi menjadi desa wisata favorit. Peresmian desa ini dilakukan langsung oleh Bupati Serang, Hj. Ratu Tatu Chasanah, beberapa waktu lalu. Pemerintah daerah menjadikan sektor wisata sebagai target utama karena potensinya yang besar dalam memajukan wilayah dan mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Desa Curug Goong menawarkan berbagai pemandangan alam yang indah dan menarik bagi pecinta alam. Wisatawan dapat menikmati buah durian jatohan langsung dari pohonnya yang terkenal dengan rasa manis dan legit. Selain itu, desa ini juga menawarkan berbagai kuliner lokal seperti pais Solempat, kerupuk melinjo dengan berbagai rasa, kerupuk dapros/rengginang, emping singkong, pecel sayur, dan jajanan hasil bumi lainnya yang dapat ditemui sepanjang jalan menuju Curug Goong.
Menurut Juheni, Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Curug Goong, pengunjung yang datang tidak hanya bisa menikmati makanan lokal, tetapi juga keindahan Curug Goong yang dikelilingi pepohonan hijau dan udara yang sejuk. “Pengunjung bisa merasakan suasana alam yang asri sambil menikmati kuliner khas desa,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat, (28/6/2024).
Selain curug, Desa Curug Goong juga memiliki jembatan terpanjang di Kabupaten Serang, dengan panjang sekitar 60 meter. Jembatan ini menjadi salah satu tempat favorit wisatawan untuk berfoto dan mengabadikan momen liburan. “Saat ini juga sedang ada pembangunan landmark, saung/gazebo, toilet, dan prasarana lainnya untuk kenyamanan pengunjung,” tambah Juheni.
Hadirnya wisata di Desa Curug Goong memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Buah-buahan hasil bumi seperti pisang, pete, sawo, durian, dan buah-buahan lainnya dapat langsung dijual di sekitar tempat wisata, memberikan penghasilan tambahan bagi warga. “Setiap pengunjung biasanya ingin membawa oleh-oleh untuk dibawa pulang,” kata Juheni.
Juheni juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung perkembangan wisata di Desa Curug Goong. Ia bertekad untuk terus memajukan wisata desa tersebut meskipun hanya menjabat sebagai Pjs. “Saya ingin meninggalkan jejak yang baik di masyarakat ketika tidak lagi bertugas di desa ini,” pungkasnya.
Juheni mengajak seluruh masyarakat Desa Curug Goong untuk terus membangun kekompakan demi kemajuan bersama. “Jika kita kompak, bersatu, dan maju, kita akan menjadi contoh baik bagi desa-desa lain,” tutupnya. (hed/ris)







