bantenraya.co | TANGERANG
Dinas Pendidikan Kota Tangerang menyatakan sebanyak 50.000 siswa telah menerima manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Tangerang.
“Pelaksanaan MBG kini telah memasuki tahap III, dengan total 50.000 siswa yang sudah mendapatkan manfaat dari target 70.000 siswa,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaludin, saat memantau pelaksanaan program MBG di SDN Blendung, Kecamatan Benda, Rabu (02/10/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jamaludin optimistis bahwa uji coba program MBG di Kota Tangerang akan rampung pada November 2024, dan siap diterapkan sepenuhnya saat pemerintahan baru mulai menjalankan program ini.
“Alhamdulillah, di awal Oktober ini, kami sudah memasuki tahap III, dan targetnya pada bulan November bisa selesai. Kami juga akan mengajak semua pemangku kepentingan untuk ikut serta dalam evaluasi bersama terkait uji coba MBG di Kota Tangerang,” tambahnya.
Program MBG dimulai sejak 12 Agustus 2024 sebagai kelanjutan dari uji coba awal yang sukses dilaksanakan pada 1 dan 5-9 Agustus 2024. Program ini menargetkan 65 Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan 34 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), dengan total 77.422 siswa sebagai penerima manfaat.
Hingga akhir September 2024, sebanyak 69 sekolah, baik SDN maupun SMPN, telah merasakan manfaat dari program ini. Memasuki tahap ketiga pada bulan Oktober, MBG menyasar 23 sekolah tambahan, yang terdiri dari 19 SDN dan 4 SMPN, dengan total 10.839 siswa sebagai penerima manfaat.
Penjabat Walikota Tangerang, Nurdin menjelaskan, bahwa pelaksanaan program MBG berjalan dengan baik meskipun masih terus dilakukan evaluasi.
“Kami terus melakukan perbaikan dan evaluasi, khususnya terkait penyedia makanan. Kami ingin agar penyedia bisa dihadirkan melalui tingkat kecamatan, sehingga produksi makanan dapat dilakukan di tingkat lokal,” jelas Nurdin.
Evaluasi juga dilakukan terhadap pihak sekolah melalui tim pengawas, terutama terkait kebersihan lingkungan sekolah, kesehatan siswa, serta kualitas makanan yang disediakan.
“Dengan evaluasi ini, kami berharap bisa mendapatkan manfaat yang optimal dari program MBG. Selain gizi yang baik, program ini juga diharapkan dapat mengajarkan tata kelola makanan yang baik, semangat kebersamaan siswa, serta nilai akhlak seperti berdoa sebelum makan,” tambahnya.
Kepala Sekolah SDN Blendung, Siti Yeti, menyatakan bahwa program MBG di sekolahnya mencakup 291 siswa dari kelas 1 hingga 6.
“Program ini sangat membantu pemenuhan nutrisi siswa. Kami berharap MBG terus berlanjut dan menjadi program jangka panjang,” ucapnya. (*)
Penulis : Ali
Editor : Chan







