Dinkes Pandeglang Lakukan Monev Pelayanan Kefarmasian di RSUD Aulia

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | PANDEGLANG Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aulia guna memastikan pelayanan kefarmasian berjalan sesuai standar. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau langsung pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM), keselamatan pasien, serta manajemen risiko di rumah sakit tersebut. Tim Dinkes disambut oleh pihak Tata Usaha RSUD Aulia dan didampingi oleh Kepala Instalasi Farmasi RS, serta Kepala Seksi Kefarmasian Dinkes Pandeglang, Apt. Nandang Budiman. “Monitoring ini bertujuan memastikan pelayanan kefarmasian sesuai kelas dan standar, terutama dalam era JKN/BPJS, di mana rumah sakit rujukan pertama seperti RS tipe D harus maksimal dalam pelayanan kepada pasien,” ujar Nandang.
Baca Juga :  Gelar Jambore, Karang Taruna Lebak Berikan Santunan
Selain mengevaluasi pelayanan pasien, tim Dinkes juga melakukan pengecekan langsung ke seluruh depo farmasi dan gudang penyimpanan obat. Fokus utama dalam kunjungan ini termasuk ketersediaan obat dan vaksin indikator, serta pengecekan mutu penyimpanan dan pengelolaan obat. Dari hasil Monev, ditemukan sejumlah catatan penting untuk peningkatan mutu pelayanan, di antaranya:
  • Perlu penambahan ruang gudang obat yang permanen karena fasilitas saat ini masih bersifat sementara dan kurang memadai.
  • Penambahan wastafel di ruang pelayanan untuk mendukung pengolahan resep yang higienis.
  • Penambahan dan kalibrasi termometer, guna menjamin mutu obat yang disimpan sesuai suhu ideal.
  • Kebutuhan akan pallet kayu untuk menyimpan obat agar tidak bersentuhan langsung dengan lantai.
Baca Juga :  Sukseskan Gerakan Ibu Hamil Sehat, Pemkot Perkuat Layanan Maternal dan Penanganan Stunting
“Dari indikator yang kami pantau, seperti waktu penyimpanan obat, persentase obat yang diberikan, dan kelengkapan label, secara umum masih dalam rentang standar. Tapi tentu harus terus ditingkatkan,” tambah Nandang. Pihak Dinkes berharap kegiatan ini menjadi pemicu semangat RSUD Aulia dalam memperbaiki dan meningkatkan mutu pelayanan, khususnya di bidang kefarmasian, demi keselamatan dan kenyamanan pasien. (ian/dam)

Berita Terkait

Hasil MTQ ke 56 Pagedangan Juara, Mauk Juru Kunci
Pemprov Banten Prioritaskan Penguatan Program Banten Sehat
Gubernur Andra Soni Serap Masukan Pengelola Rumah Sakit Terkait Program Banten Sehat
Waspada DBD di Musim Hujan, Dokter RS Permata Hati Berikan Cara Efektif Mencegahnya
Waspada Fenomena “Super Flu” yang Sedang Viral: Gejala Lebih Lama dan Lebih Menular
Kades Sidamukti Pandeglang Resmi Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa dan Banprov hingga Rp500 Juta
Sidak Kantor Dishub, Bupati Pandeglang Temukan Pegawai Tidak Disiplin
Dokter RS Permata Hati Berikan Tips Cegah Penularan Super Flu
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:31 WIB

Pemprov Banten Prioritaskan Penguatan Program Banten Sehat

Senin, 12 Januari 2026 - 15:28 WIB

Gubernur Andra Soni Serap Masukan Pengelola Rumah Sakit Terkait Program Banten Sehat

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:21 WIB

Waspada DBD di Musim Hujan, Dokter RS Permata Hati Berikan Cara Efektif Mencegahnya

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:01 WIB

Waspada Fenomena “Super Flu” yang Sedang Viral: Gejala Lebih Lama dan Lebih Menular

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:00 WIB

Kades Sidamukti Pandeglang Resmi Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa dan Banprov hingga Rp500 Juta

Berita Terbaru

Serang Raya

Perkuat Layanan Publik, BPN Banten Rangkul Media

Rabu, 14 Jan 2026 - 13:24 WIB

Tangerang Raya

Kecamatan Jatiuwung Buka Pendaftaran Seleksi Tilawatil Qur’an 2026

Rabu, 14 Jan 2026 - 13:18 WIB

Tangerang Raya

Air Mulai Surut, Polsek Pasar Kemis Pantau Usai Hujan Deras

Rabu, 14 Jan 2026 - 13:12 WIB