bantenraya.co | SERANG
Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) Provinsi Banten mengadakan seminar pendidikan tahun 2025, dengan mengusung tema dengan spirit Indonesia Maju 2045, kita tingkatkan peranan GPIB dalam membangun anak bangsa yang berintegritas sejak bangku sekolah. Kegiatan ini dimulai dari jam 08.00 Wib sampai 12.00 Wib berlokasi di aula Inspektorat Daerah Provinsi Banten, pada Rabu (5/2/2025).
Hadir dalam seminar ini, Prof. Dr.H.Yudi Juniardi, M.Pd dari Universitas Sultan Agung Tirtayasa. Plt Inspektur Daerah Provinsi Banten Hj. Ratu Syafitri Muhayati, SE, QIA, CGCAE, CBV. Prof. Dr. H. Bambang, para pejabat eselon 3 dan 4. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang H. Urip Henus, Perwakilan dari beberapa Universitas, para dosen, para guru, para pakar pendidikan, stakeholder, tokoh masyarakat, Ketua DPW GPIB Provinsi Banten Herizon Jasmaraputra, SE, CHRM dan seluruh jajaran pengurus DPW GPIB Provinsi Banten.
Dalam acara pembukaan, dilakukan penandatanganan MoU antara DPW GPIB Provinsi Banten dengan beberapa universitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua panitia pelaksana, Yusron, SE, M.Si mengatakan, kegiatan ini cukup singkat dan cepat mengingat setelah dilantik pada 24 Januari 2024, DPW GPIB Provinsi Banten mengadakan rapat kerja dan seminar pendidikan. “Terima kasih kepada stakeholder, para pakar, dosen, guru dan mahasiswa yang telah hadir dalam seminar ini,”kata Yusron.
Yusron menyebutkan, seminar pendidikan ini, diikuti 200 orang.
Sebagai narasumber pertama dalam seminar tersebut adalah Inspektur Daerah Provinsi Banten, Hj. Ratu Syafitri Muhayati, SE, QIA, CGCAE, CBV membahas materi tentang membangun generasi berintegritas, digitalisasi informasi, korupsi itu bukan identik dengan uang saja namun datang terlambat juga bisa dikategorikan korupsi. Sedangkan Narasumber selanjutnya adalah Prof. Dr.H. Yudi Juniardi, M.Pd kemudian dilanjutkan oleh Ketua DPW GPIB Provinsi Banten Herizon Jasmaraputra, SE, CHRM.
Di tempat yang sama, Ketua DPW GPIB Provinsi Banten Herizon Jasmaraputra mengatakan, rapat kerja perdana yang dirangkai dengan seminar pendidikan dilanjutkan penandatanganan kerjasama ini menjadi semangat sumbang sih pendidikan di Provinsi Banten. Kenapa demikian, karena amanat penderitaan rakyat yakni membangun Indonesia yang adil, makmur, sejahtera. Menjadi manusia yang cerdas, sehat, dan berbudi luhur. “Semoga kegiatan ini dapat menghasilkan tiga agenda kepengurusan, pengesahan program kerja dan rekomendasi raker pertama di bidang pembangunan pendidikan di Banten,”terang Herizon Jasmaraputra. (Mur).







