bantenraya.co | TANGERANG
Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memastikan pembangunan sarana dan prasarana pelayanan publik berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono saat membuka kegiatan sosialisasi dan evaluasi pembangunan sarana dan prasarana pelayanan umum tingkat Kecamatan Karawaci Tahun Anggaran 2026, Kamis (21/5/2026).
Dalam sambutannya, Maryono menegaskan pembangunan sarana dan prasarana tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik maupun penyerapan anggaran semata, tetapi harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan dapat dilihat dari sejauh mana fasilitas yang dibangun benar-benar mempermudah masyarakat dalam mendapatkan layanan yang cepat, nyaman, dan mudah diakses.
“Keberhasilan pembangunan bukan hanya soal proyek selesai dibangun, tetapi bagaimana fasilitas tersebut mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Maryono.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi dalam setiap program pembangunan agar penggunaan anggaran berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.
“Evaluasi diperlukan untuk memastikan setiap anggaran digunakan secara efektif. Prinsip pemerataan dan keberlanjutan harus menjadi dasar dalam pembangunan di setiap wilayah,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Maryono meminta para lurah, kepala seksi, serta Kelompok Masyarakat (Pokmas) untuk terus memperkuat koordinasi dan menjaga transparansi selama proses pembangunan berlangsung.
Menurutnya, Pokmas memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif dan sesuai kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Ia optimistis, melalui sinergi antara pemerintah wilayah dan masyarakat, pembangunan sarana dan prasarana tahun anggaran 2026 dapat berjalan lebih akuntabel, tepat mutu, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Karawaci itu turut menghadirkan Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri RI, Rizal Alexander Simanjuntak, serta akademisi Universitas Raharja, Dr. Moh. Rakhmansyah sebagai narasumber. (wil)







