bantenraya.co | PANDEGLANG
Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (PW GPII) Provinsi Banten resmi melantik Pengurus Cabang (PC) GPII tingkat kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Acara yang digelar di salah satu rumah makan di Kecamatan Saketi ini turut dihadiri perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ketua DPRD Pandeglang, serta pengurus GPII.
Sebanyak 14 PC GPII yang dilantik berasal dari Kecamatan Karangtanjung, Pandeglang, Mandalawangi, Cimanuk, Mekarjaya, Labuan, Carita, Cikedal, Saketi, Panimbang, Pagelaran, Cigeulis, Angsana, dan Cikeusik. Para pengurus yang dilantik akan mengemban tugas untuk periode 2025-2027.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua PD GPII Kabupaten Pandeglang, Nurohman, menyampaikan bahwa kepengurusan di setiap PC sudah lengkap dengan posisi ketua, sekretaris, dan bendahara. Selanjutnya, mereka akan membentuk kepengurusan di tingkat ranting atau desa.
“Tujuan utama GPII adalah mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menegakkan ajaran Islam. Di Pandeglang, kami akan fokus pada amar ma’ruf nahi mungkar dengan berkolaborasi bersama pemerintah kabupaten dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan positif,” ujar Nurohman, kemarin.
Ketua PW GPII Banten, Iin Muhlisin, menambahkan bahwa keberadaan GPII bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang independen serta mendorong pemuda Islam agar semakin cerdas dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Alhamdulillah, Pandeglang telah melantik 14 PC dan satu PC di Kota Serang, yaitu PC Walantaka. Kami menargetkan pembentukan kepengurusan di seluruh kecamatan di Banten sebelum akhir tahun 2025,” ungkapnya.
Saat ini, PD GPII telah terbentuk di beberapa wilayah di Banten, yakni Kabupaten Pandeglang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang. Sementara itu, Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang Selatan masih dalam tahap persiapan pelantikan, sedangkan Kabupaten Serang telah memiliki SK kepengurusan dan tinggal menunggu pelantikan.
Iin berharap keberadaan GPII dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan berperan sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah daerah.
“GPII akan terus mendorong peran aktif pemuda dalam pembangunan daerah serta memastikan kebijakan pemerintah berjalan sesuai dengan kepentingan masyarakat,” tutupnya. (ian/FB/ris)







