GPK Pandeglang Terapkan SIMODIS, Stok Obat Kini Dipantau Online

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | PANDEGLANG

Simodis merupakan aplikasi Sistem Manajemen Obat dan Bahan Medis ( Simodis) yang bertujuan untuk memantau ketersediaan dan transaksi obat dan bahan medis secara online yang ada di UPT Gudang Farmasi (GFK).

Apt.Yuyun Sumiati, S.Si kepala UPT gudang Farmasi mengatalan Simodis ini merupakan gagasan dr Ibu Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, yang pada saat itu masih menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang. Dengan suatu harapan Aplikasi ini bisa memudahkan kita mengetahui persediaan obat dan bahan medis yg ada di UPT Gudang farmasi sampai di tingkat puskesmas tersebar di Kabuoaten Pandeglang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi dengan hanya membuka website kita bisa melihat berapa stok obat a misalnya di puskesmas. Aplikasi ini terbilang baru di kabupaten Pandeglang yang nantinya bisa terintegrasi ke SIPEDA (Sistem Informasi Persediaan Daerah.) Aplikasi ini memuat hampir semua tahapan dalam pengelolaan obat,” paparnya.

Di katakan Yuyun Dari mulai barang di terima dari bagian aset dinas kesehatan yang biasanya kita GFK (gudamg farmasi kabupaten) menerima barang dan BAST ( berita acara serah terima barang) sebagai bukti penyerahan barang. Bast tersebut di input kedalam aplikasi yg memuat nama obat,satuan, jumlah, harga satuan, total harga , no batch dan bahkan tanggal kadaluarsanya.

Baca Juga :  Puskesmas Kunciran Kota Tangerang Imbau Warga Kenali Gejala Awal Kanker Serviks

“Obat atau bahan medis yang sudah di input menjadi stok yg tercatat di gudang farmasi yg memiliki nilai persediaan yg siap untuk di distribusikan. Untuk pendistribusian dilakukan dengan cara PKM (Puskesmas)melakukan permintaan secara manual ke gudang farmasi yg seharusnya dilakukan langsung oleh PKM melalui aplikasi,” tuturnya.

Namun, sambung dia, karena masih terbatasnya aplikasi tersebut hal tersebut belum bisa di lakukan Jadi PKM membawa surat amprahan atau LPLPO ke GPK kemudian d input oleh petugas GFK dan di sesuaikan dengan stok yang ada di GFK.

Setelah d input sebagai bukti pengeluaran barang bisa di cetak SBBK ( surat bukti barang keluar ) dan ini bisa langsung di lakukan penerimaan oleh PKM dengan terlebih dahulu melakukan pengecekan dan di sesuaikan antara sbbk dengan fisik yang di terima.

Baca Juga :  SPMB SMKN 2 Kabupaten Tangerang Pastikan Tidak Ada Kursi Titipan

“Jadi di cek dulu sebelum PKM melakukan penerimaan di aplikasi Setelah barang tersebut di terima secara otomatis menjadi stok di PKM Selain pendistribusian aplikasi ini juga bisa menampilkan kartu stok Barang untuk mengetahui masuk dan keluarnya obat atau BMHP( bahan medis hanis pakai) Laporan Stok opname bulanan, rekap laporan dll. Bahkan untuk laporan stok akhir tahun nanti kami pastikan GFK sudah bisa menarik data melalui aplikasi simodis,” imbuhnya.

Namun sayangnya masih belum bisa menyajikan data format 1, 2, 3 yang biasa di minta oleh tim audit external. Jadi dari data yang kita tarik di masukin lagi tuh secara manual ke format yang di minta.

“Semoga kedepannya aplikasi Simodis ini terus mengalami pengembangan agar memudahkan kita dalam memantau persediaan yg ada di kabupaten Pandeglang. Dengan begitu kan bisa membantu pengelolaan obat lebih efektif dan efesien untuk Pandeglang Sehat,” Harap Yuyun. (ian/dam)

Berita Terkait

Waspada! Tinggi Badan Berkurang pada Lansia Bisa Jadi Tanda Osteoporosis
Dinkes Kota Tangerang Optimalkan Program Cek Kesehatan Gratis di 39 Puskesmas
Terapi Radio Frekuensi, Inovasi Medis untuk Atasi Nyeri Lutut Akibat Pengapuran
Pemkot Tangerang Pastikan Ambulans Gratis 119 Siap Layani Kondisi Darurat, Begini Cara Mengaksesnya
Dinkes Pandeglang Latih Bidan FKTP
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Perkuat Edukasi Manajemen Stres Dan Dukungan Psikologi Awal
Yuk Jaim Jadi Strategi Kota Tangerang Tekan Risiko Stunting Sejak Dini
Stunting di Kota Tangerang Capai 5,4 Persen, Pencegahan Jadi Prioritas
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 14:17 WIB

Waspada! Tinggi Badan Berkurang pada Lansia Bisa Jadi Tanda Osteoporosis

Senin, 6 Juli 2026 - 15:58 WIB

Dinkes Kota Tangerang Optimalkan Program Cek Kesehatan Gratis di 39 Puskesmas

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:44 WIB

Terapi Radio Frekuensi, Inovasi Medis untuk Atasi Nyeri Lutut Akibat Pengapuran

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:58 WIB

Pemkot Tangerang Pastikan Ambulans Gratis 119 Siap Layani Kondisi Darurat, Begini Cara Mengaksesnya

Senin, 29 Juni 2026 - 13:27 WIB

Dinkes Pandeglang Latih Bidan FKTP

Berita Terbaru