Inspirasi Kartini Masa Kini, Gender Bukan Hambatan

Senin, 22 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Gender adalah perbedaan peran dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang dibentuk oleh masyarakat dan bersifas dinamis.

JAKARTA | Bantenraya.co

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Hari kelahiran sosok manusia yang berjuang mengangkat derajat kaum perempuan pada masa penjajah. Meski terlahir dalam keluarga bangsawan atau priyayi, namun Kartini lebih memikirkan nasib keterbelakangan kaum perempuan untuk bisa mendapatkan pengetahuan dan pendidikan.
Namun, perjalanan anak pasangan Raden Mas Sosroningrat dan Mas Ajeng Ngasirah, ini untuk mengangkat derajat kaum perempuan penuh lika-liku. Banyak tantangan dan hambatan, terutama dari dalam lingkungan keluarga.
Meski banyak tantangan, Kartini tak patah semangat. Ia terus berupaya mencari jalan agar dirinya dan perempuan pada masa itu bisa berpendidikan. Salah satu upayanya adalah mendirikan sekolah dengan dukungan sang suami, Raden Adipati Joyodiningrat. Ia juga menggagas pendirian organisasi para bangsawan bumiputera di Jawa dan Madura.
13 September 1904, Kartini melahirkan seorang bayi laki-laki yang diberi nama Soesalit Djojoadhiningrat. Selang empat hari melahirkan, Kartini meninggal dunia dan dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.
Kabar meninggalnya RA Kartini sempat mengagetkan teman-temannya di Eropa dan Batavia. Bahkan, Menteri Kebudayaan, agama dan kerajaan Hindia Belanda, JH Abendanon, membukukan tulisan surat menyurat Kartini pada teman-temannya dengan judul “DOOR DUISTERNIS TOT LICHT” (“Habis Gelap Terbitlah Terang”).
Buku inilah yang akhirnya mengubah pandangan masyarakat Belanda terhadap perempuan pribumi di Jawa. Sejak saat itu kesataraan gender pada perempuan sudah tidak dianggap tabu lagi.
Kisah perjalanan hidup RA Kartini masih menjadi inspirasi banyak perempuan di Indonesia. Salah satunya adalah Walikota Tangsel dua periode 2011-2016 dan 2016-2021, Airin Rachmi Diany.
Menurutnya, Kartini berjasa besar dengan gagasan egaliternya bahwa perempuan harus memiliki hak yang sama dengan laki-laki. Berkat Kartini, perempuan tak lagi hanya berbicara masalah domestik, namun bisa memiliki cita-cita besar.
Ia pun berpesan agar perempuan seluruh Indonesia untuk selalu semangat. Kuncinya adalah memahami diri untuk minat dan bakat dalam berkarya. Penting juga mengenali kelebihan dan kekurangan diri agar bisa terus maju dengan menyadari segala risikonya.
“Pesan untuk perempuan Indonesia, tetap semangat, ketahui apa yang menjadi passion dan kebahagiaan kita, kekurangan kelebihan kita dengan terus belajar dan evaluasi,” tutur Airin, dikutip tribunnews com.
Selain itu, Airin juga berpesan agar perempuan di Indonesia tak mudah menyerah dan memiliki daya hidup untuk memperjuangkan cita-citanya. “Fokus dan tidak boleh menyerah dengan apa yang menjadi mimpi cita dan asa yang membuat kita bahagia,” pungkasnya. (jr)

Baca Juga :  Gubenrnur Lantik Zakiyah - Najib

Berita Terkait

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak
741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Prestasi Membanggakan ,Perumdam Tirta Benteng Raih Penghargaan Bergengsi Top BUMD AWARD 2026.
Tinawati Ajak Siswa Cegah Perundungan Lewat PKK Mengajar
Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026
Bapenda Lebak Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Rakor TP2DD
Muktamar XII Tetapkan Jazuli Juwaini Pimpin Mathla’ul Anwar
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:42 WIB

741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat

Rabu, 15 April 2026 - 15:40 WIB

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Rabu, 15 April 2026 - 11:18 WIB

Prestasi Membanggakan ,Perumdam Tirta Benteng Raih Penghargaan Bergengsi Top BUMD AWARD 2026.

Selasa, 14 April 2026 - 13:48 WIB

Tinawati Ajak Siswa Cegah Perundungan Lewat PKK Mengajar

Selasa, 14 April 2026 - 13:45 WIB

Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026

Berita Terbaru

headline

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:38 WIB

headline

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:47 WIB

Budaya

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:45 WIB

headline

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:43 WIB

headline

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:41 WIB