Kemenag Kabupaten Tangerang Segera Implementasikan Kurikulum Cinta

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang segera mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di setiap madrasah baik negeri maupun swasta.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang, H. A. Bajuri, S.Pd.I., M.Si., meminta kepala madrasah, pada satuan pendidikan di semua jenjang madrasah, segera mengimplementasikan kurikulum ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut H.A. Bajuri, penerapan Kurikulum Berbasis Cinta, dinilai sebagai pendekatan strategis dalam memperkuat hubungan antara guru dan siswa, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih persuasif dan humanis.

Menurut H.A. Bajuri, Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar pendekatan pengajaran, melainkan bentuk nyata dari pendidikan yang berlandaskan kasih sayang, keteladanan, dan penghargaan terhadap karakter peserta didik.

Baca Juga :  Kabar Baik, Inflasi Tangerang Tetap Terkendali

“Ketika guru mampu membangun kedekatan emosional dengan siswa, maka proses belajar akan berjalan lebih efektif. Anak-anak akan lebih mudah dipengaruhi secara positif dan terbuka, menerima nilai-nilai kebaikan yang diajarkan,” ujar H.A. Bajuri, seusai menghadiri workshop Kurikulum Berbasis Cinta Madrasah Ibtidahiyah Negeri (MIN), se-Kabupaten Tangerang di MIN 6 Tangerang, Selasa (26/08/2025).

Sementara itu, Ketua KKMI Provinsi Banten Rafiudin, S.Pd.I., M.Pd, menjelaskan, workshop Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Ibtidahiyah baik negeri maupun swasta di Kabupaten Tangerang terus dilakukan. Tujuannya, agar saat implementasi tidak ada hambatan.

Baca Juga :  Tinawati Ajak Siswa Cegah Perundungan Lewat PKK Mengajar

Lebih lanjut Rafiudin menjelaskan, kurikulum
ini mendorong guru untuk tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga pembimbing yang peduli, mendengar, dan memberi ruang tumbuh bagi siswa secara menyeluruh, baik intelektual, emosional, maupun spiritual.

Ia juga mengajak seluruh pendidik untuk terus membina komunikasi dua arah dengan siswa, memperhatikan latar belakang mereka, serta membangun lingkungan belajar yang aman dan penuh empati.

“Dengan pendekatan cinta, kita tidak hanya mencetak siswa yang cerdas, tapi juga yang berakhlak dan berjiwa sosial,” tambahnya. (*)

Penulis : Den

Editor : Mas

Berita Terkait

Solusi Anak Tak Diterima SD Negeri, Ini Pilihan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang
Wagub: Pendidikan Agama Bekal Terbaik Anak
Maesyal Perkuat Etika dan Bela Negara ASN
Benyamin Davnie Buka KMD Ciputat Timur 2026, Tekankan Keamanan Peserta Didik dalam Pembinaan Pramuka
Apresiasi Sachrudin terhadap Media yang Bangun Kompetisi Positif di Dunia Pendidikan
Pemkot Tangerang Perluas Program Sekolah Swasta Gratis, Ini Ketentuan Lengkapnya
Sinergi PMI Kota Tangerang dan Yayasan Amway Peduli, Salurkan Bantuan Alat Sekolah untuk Pelajar
Diskominfo Kota Tangerang Jaga Stabilitas SPMB 2026 Lewat Dukungan 4 Server Khusus
Berita ini 337 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:19 WIB

Solusi Anak Tak Diterima SD Negeri, Ini Pilihan Sekolah Swasta Gratis di Kota Tangerang

Senin, 15 Juni 2026 - 10:38 WIB

Wagub: Pendidikan Agama Bekal Terbaik Anak

Senin, 15 Juni 2026 - 10:26 WIB

Maesyal Perkuat Etika dan Bela Negara ASN

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Benyamin Davnie Buka KMD Ciputat Timur 2026, Tekankan Keamanan Peserta Didik dalam Pembinaan Pramuka

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:30 WIB

Apresiasi Sachrudin terhadap Media yang Bangun Kompetisi Positif di Dunia Pendidikan

Berita Terbaru