Komisi II DPRD Kota Tangerang Dorong Revitalisasi Gedung Seni Budaya dan Mokervart

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, M. Azka Nur Fauzi, SE menegaskan pentingnya perhatian serius terhadap sektor kebudayaan dan pariwisata di Kota Tangerang, meski adanya pengurangan anggaran pada tahun 2026.

Menurut Azka, dalam rapat dengar pendapat bersama Dinas Budaya dan Pariwisata, Komisi II mendorong agar revitalisasi Gedung Seni Budaya (GSB) segera direalisasikan. Pasalnya, gedung tersebut dinilai sangat strategis sebagai wadah bagi para seniman sekaligus landmark kebudayaan Kota Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“GSB ini bisa menjadi ikon dan ruang kreatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan ide dan karya seni mereka. Revitalisasi ini penting agar aktivitas budaya seperti musik, tari, hingga orkestra bisa tumbuh dan merepresentasikan identitas Kota Tangerang,” ujar Azka, Kamis (11/9/2025).

Baca Juga :  Warga Tangerang, Yuk Ikut OJT! Belajar Kerja Langsung di Supermarket Modern

Selain GSB, Komisi II juga menyoroti pentingnya penataan Mokervart sebagai salah satu pintu masuk destinasi wisata Kota Tangerang. Namun, lanjut Azka, revitalisasi Mokervart membutuhkan izin terlebih dahulu dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Banten.

Azka menambahkan, meski terdapat pengurangan anggaran di tahun 2026 sebagai bagian dari efisiensi, pihaknya percaya Dinas Budaya dan Pariwisata tetap mampu menjalankan program-program strategis sesuai visi dan misi Kota Tangerang.

Baca Juga :  Tramtib Jatiuwung Tertiban Spanduk Promosi Tanpa Izin

“Kami mengusulkan agar selain revitalisasi fisik, ada juga penambahan sumber daya manusia yang berkompeten untuk memastikan GSB tetap hidup dan menjadi pusat aktivitas budaya yang berkelanjutan,” tegasnya.

Komisi II DPRD Kota Tangerang berharap langkah revitalisasi ini mampu menciptakan ekosistem seni dan budaya yang inklusif, sehingga Kota Tangerang semakin dikenal bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga di kancah nasional.(adv)

Berita Terkait

DPMPT SP Mempermudah Pembuatan NIB Pasar Anyar Jadi Pusat Pemantauan Harga dan Layanan Usaha
Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata
Tak Ikut WFH, Dishub Tangerang Pastikan Transportasi Tetap Lancar
Penerimaan Murid Baru Makin Jelas, Juknis SPMB 2026/2027 Resmi Disahkan
Dinsos Tangerang Uji Kompetensi PSM dalam Seleksi Pilar Sosial 2026
130 Unit Kendaraan Terjaring Penertiban, Samsat Ciledug Berikan Souvenir kepada Masyarakat Taat Pajak
Aktivis Nilai CSR Kota Tangerang Belum Maksimal
RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

DPMPT SP Mempermudah Pembuatan NIB Pasar Anyar Jadi Pusat Pemantauan Harga dan Layanan Usaha

Minggu, 12 April 2026 - 11:42 WIB

Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata

Jumat, 10 April 2026 - 13:25 WIB

Tak Ikut WFH, Dishub Tangerang Pastikan Transportasi Tetap Lancar

Kamis, 9 April 2026 - 19:35 WIB

Penerimaan Murid Baru Makin Jelas, Juknis SPMB 2026/2027 Resmi Disahkan

Kamis, 9 April 2026 - 14:28 WIB

Dinsos Tangerang Uji Kompetensi PSM dalam Seleksi Pilar Sosial 2026

Berita Terbaru

Banten Raya

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:40 WIB

headline

Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:33 WIB

headline

Aktivis Nilai CSR Kota Tangerang Belum Maksimal

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:29 WIB