bantenraya.co | TANGERANG
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang melakukan pemantauan kualitas udara ambien serta tingkat kebisingan di 37 titik yang tersebar di seluruh wilayah. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan lingkungan yang berkelanjutan.
Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa pemantauan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan lembaga yang telah terakreditasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui pemasangan alat di berbagai lokasi strategis, kami berupaya mengukur kondisi aktual kualitas udara serta tingkat kebisingan di tengah aktivitas kota,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, hasil pemantauan ini akan menjadi acuan penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kota dan kenyamanan lingkungan.
Wawan berharap, dari 37 titik pemantauan tersebut dapat tergambar kondisi riil kualitas udara dan tingkat kebisingan di Kota Tangerang secara menyeluruh.
“Kami ingin memastikan data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan langkah strategis ke depan,” katanya.
Sebagai kota industri dan jasa, Kota Tangerang memiliki aktivitas yang cukup tinggi. Di satu sisi, hal ini mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi, namun di sisi lain juga berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan.
Melalui pemantauan ini, DLH juga akan melakukan pemetaan zona secara lebih tepat, baik untuk kawasan industri maupun kawasan permukiman.
Zona dengan tingkat kebisingan tinggi akan menjadi pertimbangan dalam pengendalian pengembangan wilayah. Sementara itu, kawasan yang relatif tenang akan diupayakan tetap terjaga sebagai lingkungan hunian yang nyaman.
DLH Kota Tangerang menargetkan proses pengambilan sampel dapat segera diselesaikan. Selanjutnya, hasil pemantauan akan dianalisis untuk menjadi dasar kebijakan lanjutan dalam pengendalian lingkungan di Kota Tangerang. (wil/dam)







