Lingkungan Lebih Terjaga, DLH Tangerang Petakan Udara dan Kebisingan

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang melakukan pemantauan kualitas udara ambien serta tingkat kebisingan di 37 titik yang tersebar di seluruh wilayah. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan lingkungan yang berkelanjutan.

Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa pemantauan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan lembaga yang telah terakreditasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui pemasangan alat di berbagai lokasi strategis, kami berupaya mengukur kondisi aktual kualitas udara serta tingkat kebisingan di tengah aktivitas kota,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga :  KKMI Banten sosialisaai Kurikulum Berbasis Cinta, Hadirkan Belajar Penuh Cinta di Madrasah

Menurutnya, hasil pemantauan ini akan menjadi acuan penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kota dan kenyamanan lingkungan.

Wawan berharap, dari 37 titik pemantauan tersebut dapat tergambar kondisi riil kualitas udara dan tingkat kebisingan di Kota Tangerang secara menyeluruh.

“Kami ingin memastikan data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan langkah strategis ke depan,” katanya.

Sebagai kota industri dan jasa, Kota Tangerang memiliki aktivitas yang cukup tinggi. Di satu sisi, hal ini mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi, namun di sisi lain juga berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Sukses Menangkan Prabowo Gibran, Kopi Hitam Siap Berkontribusi di Pilkada Kota Tangerang

Melalui pemantauan ini, DLH juga akan melakukan pemetaan zona secara lebih tepat, baik untuk kawasan industri maupun kawasan permukiman.

Zona dengan tingkat kebisingan tinggi akan menjadi pertimbangan dalam pengendalian pengembangan wilayah. Sementara itu, kawasan yang relatif tenang akan diupayakan tetap terjaga sebagai lingkungan hunian yang nyaman.

DLH Kota Tangerang menargetkan proses pengambilan sampel dapat segera diselesaikan. Selanjutnya, hasil pemantauan akan dianalisis untuk menjadi dasar kebijakan lanjutan dalam pengendalian lingkungan di Kota Tangerang. (wil/dam)

Berita Terkait

Bangun Lingkungan Digital Positif, Ini Pesan Sekda untuk KIS
Cegah Risiko Kebakaran, Simulasi Digelar di TPA Rawa Kucing
Bukti Nyata, UMKM Tangerang Bisa Bersaing di Dunia
Kabar Baik! Mulai Mei 2026, SPBU PT TNG Sediakan Biosolar
Maryono: Pemkot Siap All Out Dukung Program Pusat
Generasi Qur’ani Tumbuh, STQ Neglasari 2026 Berjalan Sukses
Disdukcapil Tangerang Dorong Pemanfaatan Layanan Online Sobat DukcapIL
Tak Perlu ke Kantor, Pelajar SMAN 6 Bisa Rekam KTP-el di Sekolah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:12 WIB

Bangun Lingkungan Digital Positif, Ini Pesan Sekda untuk KIS

Rabu, 22 April 2026 - 11:09 WIB

Cegah Risiko Kebakaran, Simulasi Digelar di TPA Rawa Kucing

Rabu, 22 April 2026 - 11:05 WIB

Lingkungan Lebih Terjaga, DLH Tangerang Petakan Udara dan Kebisingan

Rabu, 22 April 2026 - 11:01 WIB

Bukti Nyata, UMKM Tangerang Bisa Bersaing di Dunia

Rabu, 22 April 2026 - 10:56 WIB

Kabar Baik! Mulai Mei 2026, SPBU PT TNG Sediakan Biosolar

Berita Terbaru

headline

Bangun Lingkungan Digital Positif, Ini Pesan Sekda untuk KIS

Rabu, 22 Apr 2026 - 11:12 WIB

headline

Cegah Risiko Kebakaran, Simulasi Digelar di TPA Rawa Kucing

Rabu, 22 Apr 2026 - 11:09 WIB

headline

Bukti Nyata, UMKM Tangerang Bisa Bersaing di Dunia

Rabu, 22 Apr 2026 - 11:01 WIB

headline

Kabar Baik! Mulai Mei 2026, SPBU PT TNG Sediakan Biosolar

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:56 WIB