Makna Hari Kartini bagi Hj. Sugiharti Soumifitri, M.Pd Kepala Sekolah Wanita SMK Nusantara 1, Kota Tangerang

Senin, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG 

Setiap tanggal 21 April, diperingati sebagai Hari Raden Ajeng (RA) Kartini. Tokoh ini, terkenal sebagai pahlawan wanita Indonesia yang berjuang untuk menguatkan strata sosial wanita-wanita Indonesia. Perjuangan itu dikenal dengan perjuangan Emansipasi Wanita.

Yang menarik, di SMK Nusantara 1 Kota Tangerang saat ini, terhitung cukup banyak tenaga pendidik dan tenaga kependidikan kaum hawa. Tanpa disadari, merekalah salah satunya yang menjadi Kartininya SMK Nusantara 1, saat ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sugiharti, salah satu Kartini yang saat ini menjabat sebagai Kepala SMK Nusantara 1 mengatakan, wanita harus dapat mengembangkan potensi diri.

Hal ini salah satu poin penting, karena setiap wanita memiliki passion masing-masing yang istimewa.

Baca Juga :  Dari Tangerang ke Dunia, Siswa SMKN 1 Raih Penghargaan Bergengsi

Baginya, RA Kartini merupakan wanita yang membuka mata wanita lainnya. Dari Kartini, banyak hal baik dan positif dapat dipetik, dicontoh dan dilanjutkan dalam bidang pendidikan zaman sekarang.

“Wanita tak harus duduk di rumah, dengan potensi yang dimiliki wanita dapat mengembangkan diri dan menjadi bermanfaat, sehingga dapat memberikan pelayanan bagi sesama,” ujar wanita yang juga menjabat Kepala Kantor Layanan LAZNAS Yakesma Kota Tangerang.

Menurutnya, memang tidak bisa dipungkiri beberapa bidang pekerjaan harus diampu oleh laki-laki. Namun, tetap saja hal tersebut tidak membatasi ruang wanita untuk berkarya.

Baca Juga :  Pelepasan Siswa SMP dan SMK Prestasi Multi Program

Sugiharti menyadari, sebagai seorang pimpinan unit di sekolah, namun ia juga menjalani tugas sebagai seorang istri dan ibu dari dua orang putra dan putri di rumah.

Namun, Sugi memiliki strategi agar dapat membagi waktu sehingga menjadi seimbang bagi dua profesinya tersebut.

“Tentu harus pandai memilih prioritas, pekerjaan sekolah diupayakan selesai di sekolah, sehingga di rumah dapat melakukan tugas dan kewajiban sebagai istri dan ibu dalam mendampingi anak-anak,” ujarnya.

“Bagi saya, dukungan dari suami dan keluarga sangat penting, sesibuk apapun pekerjaan kita, namun saya percaya seorang ibu tidak akan lupa untuk melayani keluarga,” imbuhnya. (*)

Penulis : Mas

Editor : Mas

Berita Terkait

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Tetapkan Zonasi Domisili untuk SPMB 2026
Semangat Wisuda Tahfidz, Generasi Muda Diajak Dekat dengan Al-Qur’an
Pembukaan STQ Kecamatan Cibodas Berlangsung Semarak
Dari Ciledug untuk Indonesia, Tim Robotik SMP Ini Raih Prestasi Nasional
Tinawati Andra Soni Ajak Bunda PAUD Kabupaten/Kota Komitmen Wujudkan Wajib Belajar Prasekolah
Kabupaten Tangerang Jadi Contoh Nasional Pengawasan Pemilu
Sinergi PWI dan Dindik Kota Tangerang: Hadapi Wartawan Tidak Profesional & Kuatkan Literasi Media
Rapat Kewilayahan Jadi Momentum Percepat Perbaikan Infrastruktur Kota
Berita ini 174 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:19 WIB

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Tetapkan Zonasi Domisili untuk SPMB 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:29 WIB

Semangat Wisuda Tahfidz, Generasi Muda Diajak Dekat dengan Al-Qur’an

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:02 WIB

Pembukaan STQ Kecamatan Cibodas Berlangsung Semarak

Senin, 18 Mei 2026 - 14:34 WIB

Dari Ciledug untuk Indonesia, Tim Robotik SMP Ini Raih Prestasi Nasional

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:40 WIB

Tinawati Andra Soni Ajak Bunda PAUD Kabupaten/Kota Komitmen Wujudkan Wajib Belajar Prasekolah

Berita Terbaru