Pandeglang Tunggu Juknis untuk Laksanakan Program MBG

Jumat, 10 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | PANDEGLANG

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang direncanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang hingga saat ini belum dapat direalisasikan. Pemkab masih menunggu Petunjuk Teknis (Juknis) dari Pemerintah Pusat sebagai panduan pelaksanaan program tersebut.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang, Nono Suparno, menyatakan bahwa hingga kini pihaknya belum melakukan rapat koordinasi terkait mekanisme pelaksanaan MBG.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai saat ini belum ada yang koordinasi kaitan dengan makan bergizi,” ujar Nono, Kamis (9/1/2025).

Selain itu, pendataan jumlah siswa yang akan menerima manfaat dari program MBG juga belum dilakukan. Nono menjelaskan bahwa kemungkinan besar koordinasi terkait teknis pelaksanaan akan dilakukan di tingkat desa atau kecamatan.

Baca Juga :  Rayakan 50 Tahun, Perumdam TKR Didorong Tingkatkan Layanan dan Ekonomi Daerah

“Karena itu mungkin langsung ke bawah, entah ke kecamatan atau desa. Sampai saat ini tidak ada, bagaimana teknis dan mekanismenya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Penyusunan Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pandeglang, Opik, mengungkapkan bahwa Pemkab telah mengalokasikan dana sebesar Rp7,6 miliar untuk program ini, sesuai ketentuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“PAD kita di angka Rp384 miliar lebih, 2 persen itu kita di angka Rp7,699 miliar. Jadi kita diwajibkan menganggarkan 2 persen dari PAD,” jelas Opik.

Baca Juga :  Program Cetar Polres Tangsel Diapresiasi Gubernur Banten

Namun, Opik juga menyebut bahwa pelaksanaan program MBG masih tergantung pada Juknis dan Juklak (Petunjuk Pelaksanaan) dari pemerintah pusat. Belum ada informasi pasti mengenai jumlah siswa penerima manfaat ataupun mekanisme penyediaan makanan bergizi.

“Tergantung juklak juknis. Kita belum tahu teknisnya, seperti siapa penyedianya dan bagaimana sasarannya. Yang penting, sesuai Permendagri, kita sudah menganggarkan 2 persennya dalam APBD 2025,” tutupnya.

Program MBG diharapkan dapat segera berjalan setelah adanya arahan teknis dari Pemerintah Pusat untuk memberikan manfaat maksimal kepada siswa di Pandeglang.
(ian/BN/ris)

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih
Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak
Matangkan Arah Tataruang kota ,DCKTR Tangsel percepat Finalisasi Raperda RT RW
Bupati Dewi Apresiasi Program Karya Bakti TNI
Soma Atmaja Dorong Budaya Hukum di Tingkat Desa
Wabup Intan Tinjau RTLH di Sentul Balaraja Pastikan Segera Direnovasi
DPAD Gelar Literasi dan Story Telling di Lapas Anak Kota Tangerang
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:31 WIB

Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:40 WIB

Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak

Senin, 18 Mei 2026 - 15:55 WIB

Matangkan Arah Tataruang kota ,DCKTR Tangsel percepat Finalisasi Raperda RT RW

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:34 WIB

Bupati Dewi Apresiasi Program Karya Bakti TNI

Berita Terbaru