Pelamar CPNS Keluhkan Gangguan Layanan E-Meterai

Sabtu, 7 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default quality?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default quality?

bantenraya.co | TANGERANG

Pelamar seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) mengeluhkan  layanan pembelian meterai elektronik (e-meterai) yang mengalami gangguan (error).

Sepekan terakhir menjadi batas waktu akhir para pelamar CPNS, untuk mendaftarkan diri secara online lewat website resmi Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Danang, salah seorang pelamar CPNS asal Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang menuturkan, dirinya maupun yang lain mengalami gangguan tak hanya terjadi di situs resmi e-meterai yang dikelola Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) saja.

Melainkan juga terjadi di website resmi lain seperti skillacademy.com, meterai.id dan e-meterai.ive. Bahkan untuk pembelian materai di PT Pos Indonesia pun mengalami gangguan.

Baca Juga :  Warga Jambe Terima 5.000 Sertifikat PTSL

“Kami mengalami kesulitan pembelian e-materai,” tegas Danang, alumnus S1 UIN Serang.

Tak hanya itu, menurut Danang, pelamar CPNS juga mengeluhkan proses pembubuhan e-meterai yang memakan waktu lama serta kuota e-meterai yang tidak bertambah meski sudah melakukan pembayaran.

Akibatnya banyak pelamar yang belum dapat melakukan pembelian dan pembubuhan meterai, serta melakukan upload pada dokumen persyaratan lamaran sesuai dengan ketentuan. 

Padahal, para pelamar CPNS harus mengunggah dokumen syarat pendaftaran CPNS yang sudah dibubuhi e-meterai paling lambat pada Jumat (06/09/2024) pukul 23.59 WIB.

Baca Juga :  Warga Balaraja Keluhkan Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram

“Waktunya mepet, susah lagi untuk dapat e-materai. Wajar aja jika pelamar CPNS panik,” tegas Danang.

Merespons banyaknya keluhan masyarakat, Peruri menyampaikan bahwa website resmi mereka mengalami gangguan lantaran terjadi peningkatan aktivitas kunjungan (traffic). 

Sehingga Peruri akhirnya menerapkan sistem antrean untuk pembelian e-meterai supaya bisa tetap menjaga performa layanan. 

“Saat ini, website kami sedang mengalami peningkatan traffic sehingga kami menerapkan sistem antrean agar tetap menjaga performa layanan dan dapat melayani seluruh user,” demikian dilansir dari keterangan resmi yang diunggah Peruri. (*)

Penulis : Mas

Editor : Chan

Berita Terkait

Kabupaten Tangerang Jadi Contoh Nasional Pengawasan Pemilu
Marching Band Inter Siswa Competition 2026 Tingkat Provinsi Banten Digelar
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi
40 Pejabat Nasional Studi di Kabupaten Tangerang
Soma Atmaja Dorong Budaya Hukum di Tingkat Desa
ASN Tangerang Digenjot Kompetensi Lewat Policy Brief
Tawuran Maut di Sukadiri, 14 Pelajar Ditangkap
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:36 WIB

Kabupaten Tangerang Jadi Contoh Nasional Pengawasan Pemilu

Senin, 4 Mei 2026 - 12:22 WIB

Marching Band Inter Siswa Competition 2026 Tingkat Provinsi Banten Digelar

Kamis, 30 April 2026 - 16:33 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 April 2026 - 16:21 WIB

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Jumat, 24 April 2026 - 17:55 WIB

40 Pejabat Nasional Studi di Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru

headline

Tak Perlu Calo, Semua Layanan Adminduk di Tangerang Gratis

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:48 WIB

headline

Urus Dokumen Kini Lebih Mudah Lewat Sobat Dukcapil

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:32 WIB

headline

Tak Sekadar Desain Baru, iPhone 17e Punya Banyak Peningkatan

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:16 WIB

Banten Raya

Tinawati: PKK Bangun Banten dari Kesejahteraan Keluarga

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:07 WIB