Pemkot Tangerang Genjot Upaya Turunkan Stunting lewat Pencegahan dan Intervensi Terpadu

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | TANGERANG

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang keempat di Ruang Al Amanah, Puspem Kota Tangerang, Rabu (19/11/25).

Rakor ini merupakan evaluasi dan koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta elemen masyarakat untuk mengukur capaian dan memperkuat intervensi terhadap data risiko stunting di Kota Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian menjelaskan, upaya penurunan stunting dilakukan secara holistik dengan fokus pada pencegahan dan intervensi keluarga berisiko stunting.

Baca Juga :  Awal Desember, Harga Beras di Kota Tangerang Tembus Rp15 Ribu per Kilogram

Program unggulan dan intervensi yang dilakukan seperti Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Tim Pendampingan Keluarga, Intervensi KB dan Kesehatan Reproduksi, Mini Loka Karya dan Koordinasi Lintas Sektor serta Fokus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Berdasarkan data awal, upaya intervensi mandiri oleh Kota Tangerang menunjukkan hasil positif dalam penurunan jumlah keluarga berisiko stunting.

“Berdasarkan data awal 2024, terdapat 30.980 keluarga berisiko stunting dengan 10 indikator risiko. Setelah intervensi yang kami lakukan, estimasi penurunan pada semester I sudah mencapai sekitar 5.000 keluarga, sehingga tersisa 25.055,” jelas

Baca Juga :  A Riza Tunggu Perintah Prabowo

Ia menambahkan, akumulasi penurunan ini konsisten hingga semester II, diperkirakan total keluarga berisiko stunting akan turun hingga 10.000. Data ini merupakan estimasi mandiri yang diharapkan linear dengan data yang akan dirilis oleh pemerintah pusat.

“Harapan kita semua pasti sama, angka stunting ini terus semakin turun. Periode 1.000 HPK adalah kunci utama untuk menghilangkan risiko stunting,” ucapnya.

Intervensi pencegahan ini merupakan langkah proaktif Pemerintah Kota Tangerang untuk memastikan generasi tumbuh sehat, cerdas dan produktif.(Wil)

Berita Terkait

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
PT IKPP Tangerang Gelar Penyuluhan P4GN Hingga Bahaya HIV/AIDS di SMAN 7 Tangsel
Masita Bertahan Hidup dari Bantuan Warga
Puspaga Perkuat Perlindungan Anak dari Cyberbullying melalui Sosialisasi PP Tunas
Lingkungan Bersih Jadi Kunci Cegah Virus Hanta
Tak Sekadar Ganggu Rumah, Tikus Bisa Bawa Ancaman Hantavirus
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:35 WIB

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:05 WIB

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:53 WIB

PT IKPP Tangerang Gelar Penyuluhan P4GN Hingga Bahaya HIV/AIDS di SMAN 7 Tangsel

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:36 WIB

Masita Bertahan Hidup dari Bantuan Warga

Berita Terbaru

Banten Raya

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Banten Raya

Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:37 WIB

Banten Raya

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

headline

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:21 WIB