Pemprov DKI Didesak Tingkatkan Antisipasi Kasus DBD

Kamis, 14 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desakan ini sebagai langkah agar Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengambil langkah cepat untuk mencegah bertambahnya jumlah penderita DBD.

 

JAKARTA | Bantenraya.co

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebagai pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Ibu Kota, Pemprov DKI didesak untuk meningkatkan antisipasi kasus DBD.

 

“Tren jumlah kasus DBD di Jakarta cenderung bertambah dari waktu ke waktu, terutama pada masa anomali cuaca seperti sekarang ini,” kata anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Sholikhah kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

 

Sholikhah juga menjelaskan, desakan ini sebagai langkah agar Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengambil langkah cepat untuk mencegah bertambahnya jumlah penderita akibat gigitan nyamuk aedes aegypti itu.

 

Menurut dia, kasus-kasus kesehatan yang muncul pada saat transisi musim harusnya sudah diantisipasi karena beberapa tahun belakangan, Jakarta menghadapi situasi yang sama akibat perubahan cuaca secara global.

Baca Juga :  Gerakan Pencegahan Malaria Harus Konsisten

 

“Harusnya ini sudah diantisipasi karena sebetulnya kasus DBD bukan hal baru,” ujarnya.

 

Maka dari itu, dia meminta Dinkes DKI juga melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang pola hidup sehat di era transisi musim ini dan harus menjangkau permukiman warga yang tinggal di pinggiran Jakarta.

 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, selama periode 1 Januari sampai Februari 2024, jumlah kasus DBD di Jakarta tercatat sebanyak 627 kasus.

 

Paling banyak diderita oleh warga Jakarta Barat dengan jumlah kasus 208 kasus, Jakarta Timur 161 kasus dan Jakarta Selatan 145 kasus.

Baca Juga :  Forum Pimred Multimedia Sampaikan Gagasan Perkembangan Media di Era Digital

 

Sedangkan di Jakarta Utara sebanyak 74 kasus, Jakarta Pusat 34 kasus dan paling sedikit Kabupaten Kepulauan Seribu sebanyak lima kasus.

 

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati telah menginstruksikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Jakarta untuk dapat melakukan deteksi dini dan tata laksana kasus DBD sesuai standar.

 

“Seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta siap melayani masyarakat jika tertular DBD,” ucap Ani di Jakarta, Jumat (1/3).

 

Adapun program pengendalian vektor DBD dilaksanakan dengan melakukan peningkatan PSN 3M Plus hingga meningkatkan pemantauan jentik oleh juru pemantau jentik (jumantik) dengan menambahkan frekuensi pemantauan menjadi dua kali dalam seminggu.(JR)

Berita Terkait

Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN
Kemkomdigi Dalami Ketidaksesuaian Rating Game di Steam
Bupati Tangerang Raih Penghargaan Top BUMD Award 2026
Tingkatkan Efisiensi Pelayanan ,Perumdam TKR Siapkan Big data Berbasis AI
Pelaku Spesialis Bobol Rumah Kosong Gondol Emas Rp100 Juta Diringkus
Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN
Kemkomdigi Dalami Ketidaksesuaian Rating Game di Steam
Polri Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:33 WIB

Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN

Rabu, 15 April 2026 - 15:22 WIB

Kemkomdigi Dalami Ketidaksesuaian Rating Game di Steam

Selasa, 14 April 2026 - 13:42 WIB

Bupati Tangerang Raih Penghargaan Top BUMD Award 2026

Senin, 13 April 2026 - 10:26 WIB

Tingkatkan Efisiensi Pelayanan ,Perumdam TKR Siapkan Big data Berbasis AI

Jumat, 10 April 2026 - 11:06 WIB

Pelaku Spesialis Bobol Rumah Kosong Gondol Emas Rp100 Juta Diringkus

Berita Terbaru

headline

Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:44 WIB

Banten Raya

741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:42 WIB

headline

Pemkot Tangerang Lanjutkan Perbaikan Jalan Sangego–Bayur

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:40 WIB

headline

Wagub Banten Dorong Harmoni Buruh dan Pengusaha

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:37 WIB