Pengadaan Mobdin Rp2,3 Miliar Dikecam, Di Tengah Efisiensi Anggaran

Senin, 24 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | LEBAK

Himpunan Mahasiswa Islam Majlis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Lebak mengkritik kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,3 miliar untuk pengadaan empat unit mobil dinas. Keputusan ini dianggap tidak selaras dengan upaya efisiensi anggaran yang sedang dijalankan oleh pemerintah daerah.

Sekretaris Umum HMI MPO Cabang Lebak, Wildan Pamungkas atau yang akrab disapa Idong, menilai bahwa pengadaan kendaraan dinas dengan nilai fantastis tersebut kurang tepat, mengingat masih banyak kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani di Kabupaten Lebak.

“Saya sangat bingung dengan cara berpikir kepala dinas yang memilih untuk membeli mobil dinas dengan harga fantastis Rp2,3 miliar, sementara kita berada dalam masa efisiensi anggaran demi keberlanjutan daerah,” ujarnya, Sabtu (22/2/2025).

Diutarakan, pengalokasian dana sebesar itu lebih baik digunakan untuk memperbaiki infrastruktur dan fasilitas publik yang masih membutuhkan perhatian.

“Anggaran Rp2,3 miliar untuk empat mobil dinas lebih baik dialokasikan untuk perbaikan jalan dan infrastruktur lain yang sangat diperlukan. Kabupaten Lebak masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun aturan pengadaan mobil dinas tetap harus dipatuhi, pemerintah daerah seharusnya mempertimbangkan kondisi keuangan daerah dengan membeli kendaraan yang lebih terjangkau namun tetap fungsional.

Baca Juga :  Andra Soni: Pameran Otomotif Bisa Dongkrak PAD Banten

“Memang ada aturan pengadaan mobil dinas, tetapi kita harus melihat kondisi yang ada. Di masa efisiensi anggaran seperti ini, seharusnya mobil dinas yang dibeli lebih terjangkau, tetapi tetap berfungsi dengan baik,” pungkasnya.

HMI MPO Cabang Lebak berharap Pemkab Lebak dapat lebih bijak dalam mengalokasikan anggaran agar kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. (eem/FB/ris)

Berita Terkait

Asistensi SAKIP Dibuka, Sekda Dorong Penguatan Akuntabilitas Kinerja
APBD 2025 Rampung Dipertanggungjawabkan, Pemkot Tangerang Fokus Susun Pembangunan 2027
Pimpin Evaluasi Kewilayahan, Sachrudin Tekankan Pentingnya Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat
Pemkab Serang Perluas Perlindungan, 32.600 Pekerja Rentan Desa Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
KTP Hilang Tak Perlu Bingung, Berikut Alur Pengurusannya di Kota Tangerang
Samboja Uton Witono Ditunjuk Plt Ketua Dekopinda Lebak
Usai Rakernas APEKSI, Sachrudin Tegaskan Program 3G Perkuat Ketangguhan Kota Tangerang
Kota Tangerang Masuk Lima Besar PPD, Sekda Tekankan Pentingnya Evaluasi untuk Perkuat Pembangunan Berkelanjutan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19 WIB

Asistensi SAKIP Dibuka, Sekda Dorong Penguatan Akuntabilitas Kinerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:08 WIB

APBD 2025 Rampung Dipertanggungjawabkan, Pemkot Tangerang Fokus Susun Pembangunan 2027

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:40 WIB

Pimpin Evaluasi Kewilayahan, Sachrudin Tekankan Pentingnya Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pemkab Serang Perluas Perlindungan, 32.600 Pekerja Rentan Desa Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:47 WIB

KTP Hilang Tak Perlu Bingung, Berikut Alur Pengurusannya di Kota Tangerang

Berita Terbaru

Tangerang Selatan

Cegah Praktik Ilegal, Disnaker Tangsel Perketat Pengawasan Penyalur PMI

Jumat, 17 Jul 2026 - 11:21 WIB