Pengamat Politik Untirta : Musim Politk Musim Money Politic

Senin, 30 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Politik uang atau money politic menjadi temuan menjelang maupun selama masa kampanye berlangsung.

Hal itupun dinilai menciderai demokrasi, sehingga para masyarakat diminta untuk lebih bijak sebagai antisipasi praktik kecurangan ‘political buying’ tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengamat Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Mohammad Rizky Godjali mengatakan, dalam Pilkada maupun Pemilu di Indonesia, praktik jual suara atau ‘political buying’ hingga ‘money politic’ masih sering ditemukan, bahkan cukup marak di masyarakat, Senin, (30/09/2024).

Hal itu bukan hanya sekadar analisis, tetapi beberapa survei pun membuktikan jika praktik tersebut seringkali terjadi ketika musim politik.

“Jangan lupa, ada faktor lainnya yang menjadi temuan khas di Indonesia, adalah faktor kapital strategi political buying atau money politic itu masih marak di masyarakat. Bahkan, masih menjadi khas,” katanya.

Baca Juga :  Anak Muda AntiKkorupsi, Bung Jay Siap Bacawal Kota Serang

Dia pun meminta baik kepada partai politik, tim pemenangan, hingga masyarakat untuk waspada dan menghindari kecurangan-kecurangan yang menciderai demokrasi di Indonesia.

“Karena dengan adanya praktik semacam itu dapat menciderai demokrasi. Walaupun memang mungkin akan sulit dihindari,” ujarnya.

Dampak dari beberapa faktor tersebut, dia menuturkan, akan dirasakan oleh masyarakat langsung karena kemenangan yang didapat bukan berasal dari kejujuran, melainkan kecurangan.

Sehingga, warga atau masyarakat perlu cermat dan bijak dalam memilih pasangan calon kepala daerah.

“Saya kira harus diwaspadai oleh semua pihak terkait perilaku yang kontradiktif terhadap nilai-nilai demokrasi. Tetapi yang mungkin semua calon akan memainkan itu, karena semua calon tidak akan bisa menghindar dengan ancaman money politic,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Jaringan Demokrasi Banten (JDB) Syaeful Bahri mengingatkan para Paslon Kepala Daerah di Kota Serang untuk tidak melakukan kesalahan ketika kampanye nanti, termasuk kampanye kotor atau ‘black campaign’.

Baca Juga :  Helmy Halim : PDI-P Partai Petarung, Wajib Usung Calon Walikota

Sebab, hal itu akan berdampak pada perolehan suara atau kehilangan suara pada saat pemilihan, karena pemilih di Ibu Kota Provinsi Banten saat ini dinilai lebih kritis dan rasional.

“Memang rata-rata pemilih di Kota Serang itu merupakan seorang yang cerdas dan rasional. Makanya, para paslon ini harus sangat berhati-hati ketika melakukan kampanye,” ucapnya.

Sehingga diperlukan kerja keras untuk menarik simpati serta kepercayaan masyarakat terhadap program dan visi misi Paslon, namun tidak dengan kampanye kotor atau ‘money politic’.

“Kalau tidak bisa, justru nantinya blunder ke paslon. Bahkan, dengan kesalahan kecil pun dapat berdampak besar, yaitu kekalahan,” ujarnya. (*)

Penulis : Nas

Editor : Chan

Berita Terkait

Rekap PSU Pilkada Serang Dimulai, Penetapan Kamis
KPU Kabupaten Serang Tetapkan PSU 19 April 2025
Golkar Banten Dukung Prinsip Demokrasi Berkeadilan
Tak Ada Gugatan, Penetapan Paslon Bupati Tangerang Terpilih Tak Perlu Keputusan MK
Pupus Sudah Impian Mad Romli jadi Bupati, KPU Tetapkan Maesyal-Intan Unggul 65,14 Persen
Intan Gelar Tasyakuran, Kemenangan Ini Dipersembahkan untuk Almarhum Ismet
Efek Domino Maesyal-Intan Lambungkan Andra-Dimyati
Kader Golkar Permalukan Mad Romli, Maesyal-Intan Menang di Kandang Beringin
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 April 2025 - 11:53 WIB

Rekap PSU Pilkada Serang Dimulai, Penetapan Kamis

Selasa, 4 Maret 2025 - 15:32 WIB

KPU Kabupaten Serang Tetapkan PSU 19 April 2025

Selasa, 25 Februari 2025 - 14:06 WIB

Golkar Banten Dukung Prinsip Demokrasi Berkeadilan

Jumat, 6 Desember 2024 - 18:45 WIB

Tak Ada Gugatan, Penetapan Paslon Bupati Tangerang Terpilih Tak Perlu Keputusan MK

Kamis, 5 Desember 2024 - 08:28 WIB

Pupus Sudah Impian Mad Romli jadi Bupati, KPU Tetapkan Maesyal-Intan Unggul 65,14 Persen

Berita Terbaru

headline

PKL Liar di Ciledug Ditertibkan Satpol PP

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:59 WIB

Banten Raya

Jemaah Haji Kloter Kabupaten Serang Mulai Diberangkatkan

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:57 WIB

headline

40 Pejabat Nasional Studi di Kabupaten Tangerang

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:55 WIB

Banten Raya

Bupati Pandeglang Usulkan Revitalisasi Tiga Pasar

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:53 WIB

headline

Kasiter Kasrem 052/Wkr Hadiri Penanaman 1.000 Pohon di Cihuni

Jumat, 24 Apr 2026 - 17:51 WIB