bantenraya.co | TANGERANG
Pasangan bakal calon Maesyal Rasyid-Intan Nurul Hikmah unggul 61,0 persen atas Mad Romli-Irvansyah 39,0 persen.
Hal tersebut terungkap setelah Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) keluarkan hasil survei. Metode yang digunakan multistage random sampling dari 600 responden di 29 kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil survey ASI ini dapat diketahui, calon wakil bupati Irvansyah dari 600 respendon, ternyata tidak familiar di mata masyarakat Kabupaten Tangerang.
Dari berbagai aspek survey, ketokohan Irvansyah hanya mendapatkan 0,02, visi misi 0,00 dan kunjungan ke masyakat atau dikenal masyarakat juga, 0,00.
Bahkan Irvansyah mendapatkan posisi juru kunci dari tokoh yang di survey, ia kalah telak dari tokoh PDIP lainya, yakni Kholid Ismail yang mendapatkan survey jauh lebih bagus di mata masyarakat.
Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nur Kholis mengatakan, PKB bekerjasama dengan ASI melakukan survey ke masyarakat untuk mendapatkan pemimpin yang benar-benar di inginkan masyarakat.
Survey dilakukan terhadap koresponden sebanyak 600 jiwa, terdiri dari laki-laki 50,2 persen dan perempuan 49,8 persen menggunakan metode multistage random sampling, dilakukan pada 26 Mei hingga 2 Juni 2024 lalu.
“Pasangan Maesyal-Intan berhasil mendapatkan perolehan dukungan sebanyak 61,0 persen dan Mad Romli-Irvansyah hanya 39,0 persen saja. Dari jumlah responden sebanyak 600 jiwa, yang tersebar di 29 kecamatan,” kata Nur Kholis.
Lanjut Nur Kholis, apabila dilakukan secara head to head. Elektabilitas Maesyal Rasyid juga berada di atas Mad Romli. Dengan, perolehan dukungan sebanyak 42,2% untuk Maesyal Rasyid, dan untuk Mad Romli sebanyak 33,2 persen, sisanya sebanyak 24,7 persen menjawab tidak tahu.
” Elektabilitas dua sosok, Maesyal Rasyid 42,2 persen. Mad Romli 33,2 persen dan sisanya 24,7 persen menjawab tidak tahu,” katanya.
Menurut Nur Kholis, latar belakang yang paling mempengaruhi pilihan diantaranya, kinerja dan pengalaman kandidat 33,7 persen. Agama yang dianut kandidat 21,2 persen. Karakter personal kandidat 18,5 persen.
Visi-misi dan program kandidat 13,2 persen. Kualitas kandidat 7,2 persen. Asal daerah kandidat 2,2. Asal suku bangsa 1,5 persen. Gender 1,0 persen. Usia kandidat 0,3 persen. Dan yang menjawab tidak tahu sebanyak 1,3 persen saja.
“Selain itu, alasan memilih calon bupati, dikarenakan kenal sosok atau figur calonya 59,2 persen. Karena didukung tokoh masyarakat 24,5 persen. Karena partai politik pengusung 6,0 persen. Karena pimpinan partai 5,0 persen. Dan menjawab tidam tahu sebanyak 5,3 persen,” jelasnya.
Dalam survei ASI juga dilakukan, survei kategori tokoh yang paling pantas memimpin berdasarkan integritas dan kejujuran. Dimana, dalam tokoh-tokoh itu terdapat 9 tokoh, diantaranya Maesyal Rasyid, Mad Romli, Intan Nurul Hikmah, Iskandar Mirsyad, Arifin, Komarudin, Kholid Ismail, Cris Indra Wijaya, dan Irvansyah Asmat.
“Posisi pertama, Maesyal Rasyid 32,7 persen. Lalu, Mad Romli 22,0 persen disusul Intan Nurul Hikmah 5,7 persen. Iskandar Mirsyad 4,5 persen. Arifin 3,3 persen. Komarudin 1,3 persen. Kholid Ismail 1,3 persen. Cris Indra Wijaya 0,3 persen dan terakhir Irvansyah 0,2 persen,” tukasnya.
Sementara tokoh yang paling pantas memimpin berdasarkan visi-misi dan program. Maesyal Rasyid 30,0 persen. Mad Romli 22,2 persen. Intan Nurul Hikmah 5,2 persen. Islandar Mirsyad 4,8 persen. Arifin 3,7 persen. Komarudin 1,5 persen. Kholid Ismail 1,2 persen. Cris Indra Wijaya 0,7 persen. Irvansyah 0,0 persen dan yang menjawab tidak tahu sebanyak 30,8 persen.
‘Sementara kategori tokoh yang sering berkunjung kepada masyarakat. Maesyal Rasyid 8,8 persen. Mad Romli 7,2 persen. Cris Indra Wijaya 2,0 persen. Iskandar Mirsyad 1,7 persen. Kholid Ismail 1,0 persen. Intan Nurul Hikmah 0,8 persen. Komarudin 0,8 persen. Arifin 0,7 persen. Irvansyah 0,0 persen. Dan yang menjawab tidak tahu sebanyak 77,0 persen,” tandasnya. (*)
Penulis : ard
Editor : chan







