Tetap Berjalan demi Masyarakat, Aktifis Nasional Dukung Proyek Strategis Nasional PIK 2

Sabtu, 7 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co |TANGERANG

Maraknya pemberitaan di media terkait polemik pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN)  di wilayah utara Tangerang, direspon sejumlah kalangan diantaranya pemuda dan aktifis mahasiswa yang berdomisili di Banten.

Salah satunya Egi Hendrawan, mantan aktifis gerakan mahasiswa tahun 2017, yang kala itu sempat menghebohkan publik dengan memimpin ribuan mahasiswa untuk melakukan aksi menjaga demokrasi dan Pancasila di Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai pemuda dan juga mahasiswa, harus memiliki daya Kritis yang tinggi dan pisau analisa yang tajam. Sehingga terhadap semua informasi yang diperoleh dapat diverifikasi kebenarannya. Untuk menjadi bahan mengedukasi kepada masyarakat secara umum,” ujar Egi Hendrawan, Kepada Wartawan di Tangerang, Sabtu (07/12/2024).

Egi menilai, banyaknya pihak yang memberikan opini miring atas pembangunan PSN PIK 2, bagian dari kurangnya informasi dan pengetahuan dan terkesan adanya sentimen pribadi.

Baca Juga :  Intan Tinjau Longsor Pagedangan, Harap Pemda Segera Bergerak

Egi yang juga Pengurus Nasional Gema Kosgoro menambahkan, sebagai masyarakat yang berdomisili didekat wilayah PSN, apa yang dilakukan investor dalam pembangunan PIK 2, telah sesuai dengan standar pelaksanaan dan tidak ada pihak pihak yang merasa dirugikan.

Menurutnya, niat baik pengembang dengan melakukan pembebasan atas lahan milik masyarakat yang semula tidak memiliki nilai ekonomis, justru dibeli dengan harga yang rasional adalah bentuk tanggung jawab sosial yang telah ditunaikan.

Dilain Tempat Ketua Keluarga Mahasiswa Banten (KMB) Alex Komara menuturkan, dengan adanya pembelian dari pengembang tersebut, masyarakat memiliki modal untuk membiayai anaknya sekolah, membangun usaha dan membebaskan diri dari hutang piutang.

Dijelaskan Alex, pihak-pihak yang tidak paham atas kondisi realitas di lapangan sebaiknya jangan memprovokasi, memperkeruh keadaan dengan informasi hoax yang dapat menyesatkan publik.

Baca Juga :  Forum Honorer Banten Kecewa, Formasi Nakes Tak Tersedia pada Seleksi PPPK

“Selama ini, selain PIK 2 apakah ada pihak yang mampu untuk membeli lahan lahan masyarakat tidak produktif dengan harga rasional. Adanya pengembangan dan pembangunan di wilayah manapun pastinya terdapat pro dan kontra. Namun apakah kedepannya tidak terdapat hal yang positif?,” ucap Alex.

Alex menambahkan, tentu hal tersebut sangat banyak. Ia berharap, kedepan setelah PSN PIK 2 rampung dan terjadi perputaran ekonomi masyarakat, maka warga masyarakat sekitar dapat merasakan manfaatnya. Seperti tercipta lapangan kerja dengan jumlah yang banyak, peluang usaha UMKM di kawasan PIK 2. Pariwisata berbasis ramah lingkungan.

“Semua menjadi tujuan awal pembangunan PSN PIK 2,” tutup Alex. (*)

Penulis : Mar

Editor : Chan

Berita Terkait

90 Desa Berpotensi Kekeringan
Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi
40 Pejabat Nasional Studi di Kabupaten Tangerang
Soma Atmaja Dorong Budaya Hukum di Tingkat Desa
ASN Tangerang Digenjot Kompetensi Lewat Policy Brief
Tawuran Maut di Sukadiri, 14 Pelajar Ditangkap
Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026
DPRD Kab Tangerang Bakal Panggil Dinas Pendidikan Krisis Daya Tampung SMP Negeri
Berita ini 186 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:33 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 April 2026 - 16:21 WIB

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Jumat, 24 April 2026 - 17:55 WIB

40 Pejabat Nasional Studi di Kabupaten Tangerang

Selasa, 21 April 2026 - 13:52 WIB

Soma Atmaja Dorong Budaya Hukum di Tingkat Desa

Senin, 20 April 2026 - 16:22 WIB

ASN Tangerang Digenjot Kompetensi Lewat Policy Brief

Berita Terbaru

headline

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:33 WIB

headline

Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:21 WIB

headline

PSG 5-4 Bayern Munich Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:17 WIB