bantenraya.co | TANGERANG
Melihat wilayahnya terendam banjir beberapa saat lalu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid geram dan mewarning pengembang perumahan.
Hal itu terungkap saat Bupati tinjau banjir di Perumahan Taman Cisoka Indah, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, dan Perumahan Villago Residence, Desa Jambu Karya, Kecamatan Rajeg, Minggu (9/3). Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid minta pengembang buat tandon, perbaiki turab, dan perbesar saluran drainase.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau banjir Alhamdulillah, sudah surut semua. Baik di Perumahan Taman Cisoka ataupun di Perumahan Villago Residance, ” kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.
Lanjut Maesyal Rasyid, saat dilakukan peninjauan langsung di Perumahan Taman Cisoka Indah, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka. Dirinya melihat saluran drainase, yang ada diperumahan itu terlalu kecil, dan tidak adanya turab di saluran anak Sungai Cimanceuri. Sehingga, hal itu diduga menjadi penyebab terjadinya banjir diperumahan tersebut.
“Tadi sudah saya panggil, pihak pengembangnya. Agar, melakukan perbaikan drainase, membuat tandon air, dan membuat turab dipinggiran saluran anak Sungai Cimanceuri,” kata pria yang biasa disapa akrab Rudi Maesyal.
Dijelaskan Rudi, saat melakukan peninjauan di Perumahan Villago Residence, Desa Jambu Karya, Kecamatan Rajeg. Dirinyapun meminta hal yang sama kepada pengembang, untuk memperbaiki turab dan membuat tandon yang cukup untuk menahan debit air, apabila mengalami kenaikan dimusim penghujan.
Kalau Perumahan Villago Residance, drainase nya sudah bagus, dengan memiliki lebar 1 meter, dan lebar 1 meter. Hanya saja, turab di saluran Sungai Cimanceuri kurang tinggi, selain itu tandon yang belum memadai,” katanya.
Rudi juga mengungkapkan, Selasa (11/3) besok, pihaknya akan kembali memanggil para pengembang Perumahan Taman Cisoka Indah, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, dan Perumahan Villago Residence, Desa Jambu Karya, Kecamatan Rajeg, untuk melakukan pembahasan lebih lanjut dalam pembangunan turab, tandon dan pelebaran drainase.
“Nanti, Selasa kita panggil untuk melakukan rapat bersama dengan dinas-dinas terkait. Tentunya, untuk menindak lanjuti hasil tinjauan hari ini,” katanya.
Selain melakukan tinjauan, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menerjunkan tim medis untuk melakukan pengecekan kesehatan masyarakat yang terkeda dampak banjir di Perumahan Taman Cisoka Indah, Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, dan Perumahan Villago Residence, Desa Jambu Karya, Kecamatan Rajeg. Selain tim medis, bantuan berupa sembako, selimut, matras, dan makanan siap saji juga telah diberikan kepada masyarakat yang terdampak banjir diperumahan tersebut.
“Tadi kita terjunkan juga tim medis, dan kita serahkan bantuan logistik. Berupa, sembako, makanan siap saji, selimut, dan matras,” turturnya.
Ditempat yang sama, Kapusdiklat BNPB RI, Heriawan menambahkan, bantuan yang diberikan untuk masyarakat tang terdampak banjir berupa sembako sebanyak 250 paket, makanan siap saji 250 paket, matras 200 unit, dan selimut 200 unit. Katanya, meskipun banjir sudah surut namun bantuan tetap diperlukan, karena khawatir terjadi banjir susulan.
“Meski sudah surut, kita tetap salurkan bantuan karena khawatir terjadi banjir susulan. Termasuk, perahu karet kita siagakan,” tandasnya.







