bantenraya.co | BOGOR
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0621/Kabupaten Bogor menunjukkan progres signifikan. Pengerasan dan pengaspalan jalan sepanjang 5,2 kilometer dilaporkan hampir rampung dan saat ini memasuki tahap penyelesaian akhir.
Pembangunan jalan tersebut diproyeksikan menjadi akses penghubung baru bagi sejumlah wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau di Kabupaten Bogor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran infrastruktur jalan itu disambut antusias masyarakat yang selama bertahun-tahun mengharapkan akses transportasi yang lebih layak.
Berdasarkan data progres lapangan, pengerjaan fisik tidak hanya mencakup pembukaan jalan, tetapi juga pembangunan infrastruktur pendukung guna memperkuat konstruksi jalan agar lebih tahan lama.
“Ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan gotong royong tanpa kenal lelah, medan yang dulunya perbukitan dan hutan kini sudah berubah menjadi jalan lebar beraspal dan dapat dilalui kendaraan roda empat,” ujar Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor, Senin (18/5/2026).
Sebelum pembangunan jalan dilakukan, warga harus menempuh jalur memutar hingga belasan kilometer atau melewati jalan berbatu dan berlumpur yang sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
Masyarakat mulai merasakan dampak positif dari pembangunan tersebut, di antaranya efisiensi waktu tempuh dan kemudahan akses menuju pusat pemerintahan maupun fasilitas lainnya.
Selain itu, petani kini dapat mengangkut hasil pertanian seperti kapulaga, pisang, dan sayuran menggunakan kendaraan roda empat langsung dari area perkebunan.
Akses pendidikan dan layanan kesehatan juga dinilai lebih mudah dijangkau. Anak-anak sekolah serta warga yang membutuhkan penanganan medis darurat tidak lagi terkendala kondisi jalan rusak.
Menjelang penutupan resmi TMMD ke-128, Satgas TNI bersama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bogor terus mempercepat penyelesaian sisa pekerjaan pengaspalan.
Warga berharap setelah proyek tersebut diserahterimakan, pemerintah daerah dapat melanjutkan pembangunan melalui program pengaspalan atau betonisasi permanen agar manfaat jalan dapat dirasakan dalam jangka panjang. (eem/dam)







