Isu TNI Masuk Kampus Hanya Gorengan, Akademisi Unindra Ajak Lawan Narasi Pecah Belah Bangsa

Minggu, 27 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | JAKARTA

Akademisi Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Jakarta, Janudin, menegaskan isu TNI masuk kampus digulirkan belakangan ini  hanya gorengan politik segelintir kelompok yang tidak menginginkan persatuan bangsa semakin kokoh.

Menurutnya, kampus merupakan ruang inklusif bagi siapa saja untuk belajar, berdialog, dan bersinergi, termasuk dengan TNI sebagai bagian sah dari kekuatan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka yang mempersoalkan justru tidak memahami bahwa sinergi kampus dan TNI memperkuat karakter kebangsaan, bukan sebaliknya,” tegas Janudin, kemarin.

Janudin mengatakan, keberadaan TNI dalam kegiatan-kegiatan akademik seperti kuliah umum, pelatihan bela negara, dan seminar kebangsaan telah lama berlangsung dan menunjukkan hubungan yang harmonis.

“Sejarah membuktikan, sejak era awal kemerdekaan, banyak tokoh kampus yang berinteraksi erat dengan TNI dalam upaya menjaga kedaulatan bangsa. Ini bukan hal baru dan justru memperkaya wawasan kebangsaan mahasiswa,” ujarnya.

Baca Juga :  Jokowi Jaga Stabilitas Politik di Tengah Transisi Kepemimpinan Nasional

Menurutnya, kampus dan TNI memiliki tujuan yang sama dalam membangun karakter kebangsaan dan nasionalisme generasi muda.

Banyak program bela negara yang digelar di berbagai universitas yang melibatkan peran aktif TNI tanpa mengurangi independensi akademik.

“Bahkan, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan berbagai instansi, termasuk TNI,” jelasnya.

Janudin menambahkan, tudingan keterlibatan TNI akan meredam sikap kritis mahasiswa adalah narasi yang tidak berdasar.

“Kritik di kampus tetap hidup dan sehat. Dialog dengan TNI justru membuka ruang diskusi baru tentang isu pertahanan, wawasan kebangsaan, dan geopolitik global yang semakin relevan dalam pendidikan tinggi,” tegasnya.

Baca Juga :  Terminal Mandala Masih Sepi

Lebih jauh, Janudin mengingatkan bahwa di era tantangan global saat ini, kolaborasi seluruh elemen bangsa, termasuk kampus dan militer merupakan keniscayaan.

“Kampus bukan menara gading yang terisolasi. Kita harus membangun jejaring kekuatan nasional melalui sinergi pendidikan, riset, inovasi, dan pertahanan, kita harus berpikir jernih semua untuk tidak terjebak pada provokasi yang memperkeruh persatuan nasional”, katanya.

Janudin menekankan bahwa membuka ruang bagi TNI di kampus adalah bagian dari semangat kebangsaan yang harus terus dirawat.

“Mahasiswa harus kritis, tetapi juga harus inklusif dan kolaboratif. Mari kita lawan narasi yang mencoba memecah belah anak bangsa dengan menjaga kampus sebagai ruang dialog, pembelajaran, dan sinergi untuk Indonesia yang lebih kuat,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rls

Editor : Den

Berita Terkait

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah
Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN
Kemkomdigi Dalami Ketidaksesuaian Rating Game di Steam
Bupati Tangerang Raih Penghargaan Top BUMD Award 2026
Tingkatkan Efisiensi Pelayanan ,Perumdam TKR Siapkan Big data Berbasis AI
Pelaku Spesialis Bobol Rumah Kosong Gondol Emas Rp100 Juta Diringkus
Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN
Kemkomdigi Dalami Ketidaksesuaian Rating Game di Steam
Berita ini 87 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:23 WIB

Forum Pemred Multimedia dan MitMe.id Jalin Kerjasama Strategis Monetisasi dan Penguatan Brand Media Nasional dan Daerah

Rabu, 15 April 2026 - 15:33 WIB

Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN

Rabu, 15 April 2026 - 15:22 WIB

Kemkomdigi Dalami Ketidaksesuaian Rating Game di Steam

Selasa, 14 April 2026 - 13:42 WIB

Bupati Tangerang Raih Penghargaan Top BUMD Award 2026

Senin, 13 April 2026 - 10:26 WIB

Tingkatkan Efisiensi Pelayanan ,Perumdam TKR Siapkan Big data Berbasis AI

Berita Terbaru