Lima KPPS di Tangsel Dirawat, Satu KPPS Pondok Jagung Meninggal Dunia

Rabu, 21 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARANGAN BUNGA: Ucapan turut berduka cita tampak terpampang di salah satu rumah KPPS yang meninggal di Tangerang Selatan.

KARANGAN BUNGA: Ucapan turut berduka cita tampak terpampang di salah satu rumah KPPS yang meninggal di Tangerang Selatan.

bantenraya.co | TANGSEL

Setelah pekan lalu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, meninggal dunia karena kelelahan, kini terbaru ujung tombak KPU Tangsel, seorang anggota KPPS bernama Pedrik (37), warga Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), meninggal dunia, setelah bertugas menjadi KPPS, kelelahan lalu menderita sakit.

Komisioner KPU Tangsel, Heni Lestari mengutarakan yang bersangkutan dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas setempat, dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Insan Permata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pedrik bertugas di TPS 20, Kelurahan Pondok Jagung Timur. Kalau untuk kronologisnya, memang almarhum sudah menyelesaikan pekerjaannya pada 14 dan 15 Februari nenurut informasinya. Jadi pada 16, 17, dan 18 Februari dia mengaku tidak enak badan dan sudah melakukan pemeriksaan melalui tim kesehatan puskesmas,” tutur Heni.

Baca Juga :  Akademisi Minta Bank Banten Transparan Soal Dirut ke London

Setelah tak kunjung jua sehat, lanjutnya, almarhum kemudian dibawa keluarga ke klinik terdekat, kemudian dilarikan ke rumah sakit.”Saat tanggal 19 keadaannya kritis, dan akhirnya pukul 22.00 WIB menghembuskan napas terakhirnya,” lirihnya.

Heni menyebut jumlah petugas KPPS yang mengalami sakit hingga mendapat perawatan di rumah sakit sebanyak lima petugas, dan satu petugas meninggal dunia.

“Sampai sejauh ini, tidak ada penambahan. Mudah-mudahan tidak ada petugas lain yang akhirnya sakit kembali,” harap Heni.

Baca Juga :  Angkot Kalideres-Serpong Tabrak Truk, Satu Orang Penumpang Luka Berat

Menurutnya, KPU Tangsel juga telah mengurus uang santunan kematian almarhum dari BPJS Ketenagakerjaan. Sementara biaya pengobatan korban menggunakan BPJS Kesehatan.

“Kalau untuk KPPS yang meninggal dunia kami tadi langsung takziah ke rumah duka. Kemudian, menyampaikan sejumlah uang duka ke keluarga,” ujarnya.

Almarhum Pedrik diketahui memiliki riwayat penyakit asma. Namun, diduga dia bekerja terlalu lelah hingga dua hari sejak 14 dan 15 Februari. “Informasinya memang punya asma, ditambah kelelahan,” tukas Heni.

Sebelumnya, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Tangerang, Satriawan, diberitakan meninggal dunia. Ia diduga kelelahan saat melaksanakan tugasnya pada Pemilu 2024. (*)

Penulis : ard

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Perumda Tirta Benteng Diduga Gelar Lelang Diam-diam, Proyek Rp 2,4 Triliun Picu Kontroversi
KPU Sajikan Konsumsi Tidak Layak saat Cabut Nomor Urut
Bawaslu Mulai Proses Kasus Coklit KPU Main Mata Dengan Mad Romli
Upaya Cegah Judi Online, Hp Pegawai dan Kades Kecamatan Ciomas Disidak
Seleksi Calon Direktur PT TNG Bakal Digugat ke PTUN
KPU Kabupaten Tangerang “Main Mata” Dengan Mad Romli
Davina Karamoy Dapat Peran Menantang
Diduga Sebar Black Campaign KNPI Tidak Netral, Dewan Amud Menyangkal
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Desember 2024 - 17:20 WIB

Perumda Tirta Benteng Diduga Gelar Lelang Diam-diam, Proyek Rp 2,4 Triliun Picu Kontroversi

Rabu, 25 September 2024 - 19:54 WIB

KPU Sajikan Konsumsi Tidak Layak saat Cabut Nomor Urut

Kamis, 4 Juli 2024 - 14:22 WIB

Bawaslu Mulai Proses Kasus Coklit KPU Main Mata Dengan Mad Romli

Selasa, 2 Juli 2024 - 15:53 WIB

Upaya Cegah Judi Online, Hp Pegawai dan Kades Kecamatan Ciomas Disidak

Sabtu, 29 Juni 2024 - 21:31 WIB

Seleksi Calon Direktur PT TNG Bakal Digugat ke PTUN

Berita Terbaru