bantenraya.co | TANGERANG
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mendorong mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Tangerang untuk menjadi pengusaha.
Hal itu dikatakan Bahlil saat Stadium General pada Latihan Kader (LK) 2 HMI Cabang Kabupaten Tangerang, di Aula Perkemahan Kitri Bakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, MInggu (28/04/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahlil mengatakan, HMI merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah bangsa ini. HMI adalah tokoh kaum intelektual muda yang telah ditunjukkan dengan hasil kader-kader terbaik yang telah memegang jabatan penting di negara ini.
Bahlil berharap ke depan kader HMI bisa terlibat dalam pengembangan ekonomi Indonesia. Bahlil meminta kader HMI menjadi calon-calon pengusaha.
“Untuk adik-adik mahasiswa juga bisa terlibat dalam pembangunan ekonomi. Saya mendorong aktivis HMI menjadi pengusaha. Kader HMI banyak yang menjadi politisi dan juga akademisi. Namun masih sedikit yang menjadi pengusaha,” ujar Bahlil.
Menurutnya, Indonesia perlu meningkatkan jumlah pengusaha karena jumlah pengusaha di Indonesia hanya 3,4 persen. Padahal, di negara maju, jumlah pengusaha mencapai 10–12 persen.
Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan lulusan perguruan tinggi yang mau menjadi pengusaha sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan pola pekerja di dalam investasi.
Pj. Gubernur Al Muktabar meminta pengkaderan LK HMI Cabang Kabupaten Tangerang harus terus dilakukan untuk melahirkan kader-kader pemikir dalam rangka membangun bangsa.
“Kader-kader HMI sudah teruji dalam rangka membangun bangsa,” tegas Al Muktabar.
Hadir dalam pertemuan itu, Pj Bupati Tangerang Andi Ony, Yayat Biaro Tokoh Tangerang, KPU Provinsi Banten Ahmad Subagja, seluruh Presedium KAHMI Kabupaten Tangerang.
Untuk diketahui, traning ini diikuti peserta dari luar negeri, seperti Malaysia dan Turki serta perwakilan dari provinsi lain di Indonesia. Kegiatan ini mendapatkan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang melalui Disporabudpar memberikan fasilitas. (*)
Penulis : mas
Editor : dwi teguh







