Bulan Ramadhan telah tiba. Puasa pun telah dimulai. Meski belum wajib, mulai mengenalkan dan mengajarkan anak untuk berpuasa sejak dini baik untuk dilakukan. Dengan melatih anak berpuasa sejak dini, anak diharapkan bisa terbiasa melakukannya hingga usia dewasa.
Namun, tidak sedikit orangtua yang kesulitan mengajarkan anak untuk pertama kali berpuasa. Persiapan pun bisa dilakukan agar puasa tidak menjadi beban, baik bagi orangtua maupun anak.
“Gak bisa dengan cara seperti kita dulu yang dipaksa, dihukum kalau ga mau dan lainnya padahal Islam mengajarkan puasa itu sabar, penuh kasih sayang dan ikhlas jadi pendekatannya harus beda. Bisa lewat teladan orangtua atau pengertian lewat tayangan film Islami dan cara lainnya yang dekat dengan anak, ” tutur Kiki Yunengsih, guru PAUD Nurul Huda, Desa Rancailat, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut dikatakan Kiki, tujuan akhir dari puasa agar menjadi orang yang bertakwa. Melalui puasa anak diajarkan tentang aspek berbagi, ikhlas, puasa untuk kesehatan, puasa yang menyenangkan dan penuh kasih sayang.
“Dalam hal ini orangtua bisa memberikan pemahaan tentang ibadah puasa yang menyenangkan, sehingga anak-anak melakukannya dengan senang hati dan ini bekal sampai kelak dia dewasa,” terangnya.
Peran orang tua dalam memahami makna puasa dan memberikan keteladanan menjalankannya menjadi penting guna mendidik anak untuk lebih bertakqwa.
Menurutnya tidak salah jika orangtua memberikan reward kepada anak ketika tuntas berpuasa dengan hal-hal yang disukai, namun harus ditekankan bahwa menjalankan puasa semua karena Allah. Agar anak tidak ketergantungan pada hadiah yang diberikan orangtua. (*)
Penulis : mas







