bantenraya.co | LEBAK
Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Kumpulan Pemantau Korupsi Banten (LSM – KPKB) mengkritisi program pemeliharan jalan yang disebut minim pengawasan di Dinas PUPR Kabupaten Lebak.
Ketua Umum LSM KPKB, Dede Mulyana kepada para awak media menyebut kegiatan swakelola pemeliharaan jalan milik Dinas PUPR Lebak dikerjakan asal asalan. Salah satunya pemeliharaan di ruas jalan Sunan Giri Waspal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya berharap Dinas PUPR Kabupaten Lebak untuk lebih teliti dalam pengerjaan swakelola pemeliharaan yang ada di wilayah kota, sebab kegiatan tersebut masih baru akan tetapi oleh masyarakat di tempat tersebut dihalang oleh karung dan pot kembang, jadi terkesan apa gitu ya oleh masyarakat setempat,” ungkapnya.
“Kami juga berharap jalan jalan yang ada di pelosok segera diperbaiki. Banyak keluhan dari masyarakat Lebak yang akses jalanya belum dibangun dan diperbaiki,” sebutnya.
warga Pasir Sukarakyat, Mamat meminta untuk perbaikan dan pemeliharaan agar bisa tahan lama, masa ini baru di bangun sudah hancur lagi.
“Ya saya berharap Dinas terkait supaya lebih mengutamakan kualitas, biar jalan tersebut bisa tahan lama untuk pemeliharaan,” harapnya.
Dihubungi melalu pesan WhatsAppnya Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak Irvan Suyutipa ST MT belum memberikan jawaban sampai berita ini diterbitkan. (*)
Penulis : arg
Editor : dwi teguh







