bantenraya.co | TANGERANG
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang bekerja sama dengan Primaya Hospital Tangerang mengadakan simulasi penanggulangan bencana berskala besar di lingkungan rumah sakit sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
Simulasi tersebut difokuskan pada penanganan potensi gempa bumi tektonik atau megathrust serta kebakaran perkotaan melalui penerapan prosedur evakuasi darurat dan mitigasi risiko bencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Primaya Hospital Tangerang, dr. Putri Syam menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kesiapan tenaga medis dan seluruh staf rumah sakit dalam menghadapi kondisi kritis, sekaligus memperkuat koordinasi internal maupun eksternal saat terjadi bencana.
Menurutnya, simulasi dilakukan agar seluruh petugas mampu memahami langkah penanganan darurat secara tepat, termasuk memastikan keamanan pasien dan pengunjung rumah sakit.
Dalam pelaksanaannya, para staf menjalani berbagai skenario evakuasi, mulai dari evakuasi horizontal hingga evakuasi vertikal menuju titik kumpul aman dengan tetap mengutamakan keselamatan pasien.
“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan rasa percaya diri staf sehingga mereka lebih siap saat menghadapi kondisi darurat yang sebenarnya,” ujar dr. Putri.
Sementara itu, Inspektur Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Tangerang, Daik Romatta mengatakan, BPBD turut menerjunkan 15 personel lengkap dengan perlengkapan penyelamatan guna mendukung jalannya simulasi.
Ia menilai langkah yang dilakukan Primaya Hospital Tangerang menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi kebencanaan di wilayah Kota Tangerang.
Menurut Daik, simulasi tersebut bukan hanya melatih kesiapan mental petugas, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap standar operasional prosedur (SOP) evakuasi yang telah diterapkan selama ini.
Sebagai bentuk edukasi keselamatan, BPBD Kota Tangerang juga mengimbau rumah sakit, instansi pemerintahan, hingga perusahaan swasta untuk rutin mengadakan simulasi penanggulangan bencana secara berkala guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. (wil/dam)







