bantenraya.co | TANGERANG
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang terus memperkuat kesiapsiagaan penanganan bencana dengan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) di Aula BPBD Kota Tangerang, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal seperti TNI, Polri, dan Kantor SAR, hingga relawan kebencanaan yang tergabung dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemampuan Tim Reaksi Cepat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kota Tangerang.
Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya membutuhkan pemahaman teori, tetapi juga koordinasi yang matang antarinstansi agar proses penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif di lapangan.
“Peningkatan kapasitas Tim Reaksi Cepat dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan serta koordinasi penanganan bencana,” ujar Mahdiar.
Ia menambahkan, BPBD Kota Tangerang ke depan akan lebih rutin menggelar simulasi maupun gladi lapangan guna menyamakan persepsi seluruh unsur penanganan bencana.
Dengan adanya latihan tersebut, setiap tahapan penanganan diharapkan dapat berjalan lebih terstruktur, cepat, dan terkoordinasi saat menghadapi kondisi darurat yang sebenarnya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB, Agus Riyanto menilai langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang melalui BPBD menjadi bentuk nyata komitmen dalam mewujudkan Kota Tangguh Bencana.
Menurut Agus, penguatan kapasitas Tim Reaksi Cepat merupakan bagian penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang responsif dan siap menghadapi berbagai situasi darurat. (wil/dam)







