Bupati Cirebon Pimpin Ekspor Rotan Jabar, Beri Kontribusi Signifikan untuk PAD

Kamis, 4 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi.

bantenraya.co | CIREBON

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menegaskan bahwa industri kerajinan rotan di wilayahnya tetap kokoh di tengah ketidakpastian. Industri ini menjadi andalan dalam ekspor dan memberikan kontribusi signifikan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Imron menyoroti keberlanjutan industri rotan, yang bahkan mampu melanjutkan ekspor selama pandemi Covid-19. Dia menyatakan, “Industri rotan memiliki ketahanan yang luar biasa, dan pada masa sulit sekalipun, produknya tetap tiba di negara tujuan.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian, Imron berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat mendukung pemasaran produk rotan Cirebon di negara-negara ASEAN, mengingat kendala ekspor ke Eropa akibat konflik Rusia-Ukraina. Dia menyatakan, “Kami membutuhkan bantuan untuk mengalihkan pasar ekspor ke negara lain.”

Baca Juga :  ASDP Siapkan Armada dan Pelabuhan Tambahan, Prediksi Lonjakan Pemudik Lebaran 2025

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, juga mendorong pertumbuhan produksi rotan dari Kabupaten Cirebon sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Meskipun ekspor rotan mengalami penurunan pada tahun 2023 karena dampak perlambatan ekonomi global, Bey menyatakan optimisme terhadap prospek industri rotan Cirebon yang cerah.

“Saya sudah perintahkan Disperindag Jabar untuk mencari pasar baru, karena prospek industri rotan Cirebon ini sangat baik,” jelas Bey.

Baca Juga :  Rayakan November dengan Hidangan Istimewa dari Santika Premiere Bintaro

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar, Noneng Komara Nengsih, melaporkan bahwa sepanjang Januari-Oktober 2023, nilai ekspor produk rotan dari Jawa Barat mencapai 22.025 ton, dengan 98 persen berasal dari Kabupaten Cirebon. Furnitur rotan menjadi kontributor terbesar dengan nilai ekspor mencapai 127,48 juta USD, sementara barang anyam rotan mencapai 27,66 juta USD. Noneng menyatakan keberhasilan diversifikasi produk rotan dalam ekspor. (*)

Penulis : il/BDR

Berita Terkait

Bapenda Lebak Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Rakor TP2DD
Strategi Jitu Dinsos ,Mengantisipasi ASN ke Luar Kota .
Rayakan 50 Tahun, Perumdam TKR Didorong Tingkatkan Layanan dan Ekonomi Daerah
Petugas Damkar Pinang Diduga Dianiaya, BPBD Fokus Pulihkan Kondisi Korban
Polri Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun
Daftar Lokasi Urus Dokumen Kependudukan di Kota Tangerang
Kabar Baik! Sekolah Rakyat Segera Hadir di Kota Tangerang
Kelurahan Larangan Selatan Monitor Progres Bedah Rumah di Dua Lokasi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:38 WIB

Bapenda Lebak Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Rakor TP2DD

Selasa, 14 April 2026 - 13:22 WIB

Strategi Jitu Dinsos ,Mengantisipasi ASN ke Luar Kota .

Senin, 13 April 2026 - 16:23 WIB

Rayakan 50 Tahun, Perumdam TKR Didorong Tingkatkan Layanan dan Ekonomi Daerah

Minggu, 12 April 2026 - 11:25 WIB

Petugas Damkar Pinang Diduga Dianiaya, BPBD Fokus Pulihkan Kondisi Korban

Rabu, 8 April 2026 - 15:08 WIB

Polri Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Berita Terbaru

Banten Raya

Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:40 WIB

headline

Gubernur Banten Setuju Larangan Vape Usulan BNN

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:33 WIB

headline

Aktivis Nilai CSR Kota Tangerang Belum Maksimal

Rabu, 15 Apr 2026 - 15:29 WIB