Dewan Minta Truk Tanah Ditindak Tegas

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | LEBAK

Anggota DPRD Provinsi Banten, Asep Awaludin meminta Pemerintahan Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten untuk menindak keberadaan puluhan truck dan tronton pengangkut tanah merah yang terparkir berjejeran di sepanjang ruas jalan Maja-Koleang.

Keberadaan Truck itu dinilai sangat menggangu pengguna jalan, karena hampir memakan setengah badan jalan, sehingga menyebabkan jalan menjadi macet.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Asep, dirinya mendapatkan banyak masukan dan keluhan dari masyarakat terkait keberadaan Truck yang parkir di badan jalan di ruas jalan milik Provinsi Banten tersebut. Sehingga dirinya melakukan pengecekan langsung ke lapangan, benar saja kata Asep, di sepanjang jalan itu terdapat puluhan Truck dan mobil pengangkut dengan skala besar berjejeran di ruas jalan Maja-Koleang.

Baca Juga :  Pemkab Lebak Bebaskan PBB-P2 Lahan Sawah di Bawah 0,5 Hektare

“Banyak informasi yang masuk kepada saya. Barusan juga saya mendapatkan kiriman video dari masyarakat yang mengeluhkan adanya puluhan truck pengangkut tanah merah yang terparkir di sepanjang ruas jalan Maja-Koleang,” kata Asep Awaludin, yang juga Komisi ll DPRD Banten, Kamis (1/5/25).

Menurut politisi Partai Nasdem tersebut, keberadaan truck truk yang menganggu disinyalir sudah berlangsung lama. Akan tetapi tidak ada tindakan kongkrit dari Pemerintah untuk melakukan penertiban. Padahal kata dia, truk dan tronton itu sangat menggangu kelancaran transportasi masyarakat, terlebih lagi jalan itu tidak terlalu lebar dan sempit.

Baca Juga :  Gubernur : Pensiun Bukan Akhir, Tapi Awal untuk Tetap Aktif

Dia berharap Pemerintah daerah agar segera melakukan tindakan terhadap keberadaan ratusan truck pengangkut tanah merah.

“Sangat menggangu sekali. Saya berharap Pemerintah segera turun tangan mengatasi truck yang mengular dan terparkir di pinggir jalan,” kata Asep.

Cecep Casmadi, seorang warga Maja membenarkan jika keberadaan truck pengangkut galian tanah merah di ruas jalan Maja-Koleang sangat meresahkan masyarakat. Terkadang menimbulkan kecelakaan akibat sempitnya jalan, belum lagi kata dia, jika turun hujan, jalan menjadi becek.

“Apalagi kalau turun hujan, banyak yang tergelincir, bahkan terkadang menyebabkan kecelakaan,” papar Cecep. (eem/jat/dam)

 

Berita Terkait

Lebak Usulkan Dua Flyover di Perlintasan Kereta Api
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026
Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak
741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
ATR/BPN Perkuat Legalitas Tanah Ulayat di Lebak
Kejari Lebak Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:26 WIB

Lebak Usulkan Dua Flyover di Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 - 16:33 WIB

90 Desa Berpotensi Kekeringan

Jumat, 17 April 2026 - 13:45 WIB

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 April 2026 - 13:38 WIB

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Kamis, 16 April 2026 - 15:42 WIB

741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat

Berita Terbaru

headline

Siaga Sebelum Terjadi, Damkar Latih Pegawai Hadapi Kebakaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:14 WIB