Diduga Mangkrak, Proyek Air Bersih Desa Lebak Ciomas Milik Dinas PUPR Kabupaten Serang

Senin, 6 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Proyek sarana air bersih di Kampung Pendeuy RT 07/02, Desa Lebak, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang diduga mangkrak.

Proyek yang menelan anggaran Rp 400 juta tersebut, berasal dari Dinas PUPR Kabupaten Serang. Namun pelaksanaanya seperti proyek milik pribadi, pasalnya tidak terdapat papan informasi di lokasi, serta terlihat pekerja cuma tiga orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sarana air bersih yang diidam-idamkan warga Kampung Pendeuy, untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungannya akhirnya kandas, pasalnya hingga tahun 2025 belum juga selesai.

Kepala Desa Lebak Ahruji memaparkan, jika pelaksana proyek air bersih tersbebut tidak ada konfirmasi ke desa, sehingga sempat ditipak oleh warga, Senin, (06/01/2025).

Baca Juga :  Suasana Hangat Halalbihalal, Maryono Apresiasi Dedikasi Purnawirawan

“Awalnya kerjaan itu ditolak oleh warga, karena tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu, akhirnya para pekerja di usir oleh masyarakat. Dan kemudian konsultan dibarengi oleh pelaksana datang ke desa, kemudian dari situ kami sosialisasikan, namun hingga saat ini kerjaan itu belum selesain,” jelasnya.

Menurut kades, masyarakat masih bertanya tanya kapan selesainya kerjaan proyek air bersih ini.

“Kapan pak kades selesainya proyek air bersih ini, kami sudah pengen menggunakannya, ini kan sudah tahun 2025,”ucap Kades seraya menirukan perkataan warganya.

Baca Juga :  IKPP Tangerang dan Pemprov Banten Kolaborasi Hijaukan Lahan di Brigif 87

Menanggapi hal itu, ketua LSM pemantau kegiatan Kabupaten Serang (PKSB) Eka angkat bicara.

Dia mengecam kepada dinas terkait, agar segera turun ke lapangan kroscek pekerjaan yang diduga mangkrak nyebrang tahun.

“Kami mendesak kepada dinas terkait agar segera kroscek kelapangan, jangan sampaibhal itu dibiarkan jika tidak mau disebut kong kalingkong sama kontraktornya, kalau belum kroscek kelapangan, kami akan aksi turun ke jalan melakukan aksi damai ke dinas terkait, untuk langkah awal di tahun 2025 ini,” tukasnya.

Sementara, pelaksana proyek saat dikonfirmasi sulit dihubungi. (*)

Penulis : Nas

Editor : Chan

Berita Terkait

Gubernur Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan
Bedug Diusulkan Jadi Simbol Pembuka Acara Resmi
Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten
Tinawati: PKK Bangun Banten dari Kesejahteraan Keluarga
Tinawati: APAR Penting untuk Antisipasi Kebakaran Rumah
Kapolda Banten Jalin Silaturahmi Kamtibmas Bersama PWI Banten
Mulai Mei, Urus Pajak Kendaraan Bekas di Banten Makin Gampang
Ikuti arahan Gubernur, Kadis Dindikbud Banten Pastikan Rombel 36 untuk SMA dan SMK
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:57 WIB

Gubernur Tekankan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:03 WIB

Bedug Diusulkan Jadi Simbol Pembuka Acara Resmi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:07 WIB

Tinawati: PKK Bangun Banten dari Kesejahteraan Keluarga

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:15 WIB

Tinawati: APAR Penting untuk Antisipasi Kebakaran Rumah

Berita Terbaru