bantenraya.co | TANGSEL
Di tengah derasnya arus informasi digital yang mengalir tanpa henti, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama melalui media sosial.
Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menekankan pentingnya literasi digital sebagai benteng utama untuk menangkal penyebaran hoaks dan disinformasi yang kerap menyesatkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di era digital ini, kita harus menjadi pengguna informasi yang cerdas. Jangan langsung percaya pada setiap informasi yang diterima tanpa verifikasi. Selalu ada potensi disinformasi yang sengaja disebarkan untuk menyesatkan,” tegas Mugiya, Selasa (2/9/25).
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif sebagai filter pertama informasi, bukan justru menjadi penyebar hoaks.
“Sebelum meneruskan pesan ke orang lain, pastikan kebenarannya. Mari jadi warga digital yang bertanggung jawab dan tidak mudah terprovokasi,” tambahnya.
Sebagai bagian dari kampanye edukatif, Diskominfo Kota Tangerang membagikan sejumlah tips sederhana namun penting agar masyarakat dapat lebih selektif dalam memilah informasi digital:
✅ Tips Bijak Menyaring Informasi Digital:
-
Hati-hati dengan Judul Provokatif
-
Jangan mudah terpengaruh judul bombastis atau mengandung emosi. Pastikan isi konten sesuai dengan judulnya.
-
-
Pilih Sumber Resmi dan Kredibel
-
Cek apakah informasi berasal dari situs berita terpercaya. Lihat juga siapa penulisnya dan apakah situs tersebut memiliki redaksi yang jelas.
-
-
Bandingkan dengan Media Lain
-
Jangan terpaku pada satu sumber. Bandingkan informasi dengan media kredibel lainnya untuk melihat kesesuaian data.
-
-
Verifikasi Gambar dan Video
-
Gunakan alat seperti Google Lens atau Yandex untuk memeriksa keaslian foto/video yang terlihat mencurigakan.
-
Dengan edukasi berkelanjutan seperti ini, Diskominfo berharap masyarakat Tangerang bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga ruang digital tetap sehat, informatif, dan bebas dari hoaks.
“Kami percaya, ketika masyarakat melek digital, maka ruang informasi pun akan lebih sehat dan bermanfaat untuk semua,” tutup Mugiya.(fj)







