Bantenraya.co | LEBAK
Sebanyak tujuh unit rumah warga di Kampung Warung Lame, Desa Bayah Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, terdampak longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Desa Bayah Timur, Rafik Rahmat Taufik, membenarkan peristiwa longsor yang terjadi akibat pergerakan tanah di wilayahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Benar, longsor yang menimpa rumah warga ini sudah beberapa kali terjadi. Sebelumnya juga pernah terjadi pada 17 Desember 2025 akibat hujan dari pagi hingga malam hari,” kata Rafik kepada Wartawan, Senin (12/1/2026).
Ia menjelaskan, pergerakan tanah kembali terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan Bayah Timur sejak sehari sebelumnya. Selain tujuh rumah yang terdampak, terdapat tiga rumah lain yang saat ini terancam longsor.
“Ada tiga rumah yang kondisinya terancam karena bangunannya sudah mengalami retak-retak. Kejadiannya memang tidak sekaligus,” ujarnya.
Rafik menambahkan, pasca kejadian longsor sebelumnya, Pemerintah Desa Bayah Timur telah mengajukan permohonan bantuan pembangunan bronjong atau bangunan penahan tanah kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten.
“Di lokasi tersebut sangat dibutuhkan bronjong untuk menahan tanah. Jika dibiarkan terlalu lama, dikhawatirkan longsor akan semakin meluas dan menggerus permukiman warga,” ucapnya.
Hingga saat ini, pihak desa terus melakukan pemantauan di lokasi rawan longsor dan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan tinggi. (jat/bn/dam)







