Keselamatan Warga Terancam Jembatan Gantung di Citorek Kidul Rusak Parah

Kamis, 27 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | LEBAK

Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Bojongmangu dan Kampung Ciusul di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, semakin memprihatinkan. Tali sling penyangga jembatan yang telah berkarat dan alas jembatan yang berlubang mengancam keselamatan warga yang melintasinya.

Jembatan sepanjang 37 meter dengan lebar 2 meter itu telah berdiri sejak 2010, dibangun menggunakan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Namun, sejak pertama kali dibangun, jembatan tersebut belum pernah mendapatkan perbaikan dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Citorek Kidul, Sumarta, membenarkan bahwa kondisi jembatan kini sangat mengkhawatirkan. “Saya sudah menjabat selama tiga tahun, dan sejak awal kondisi jembatan memang sudah rusak parah. Kami sudah beberapa kali mengajukan proposal perbaikan ke pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat, namun belum ada respons,” katanya, kepada media, Rabu (26/3/2025).

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Kompak di Puncak Harganas 2026 "Ayah Wajib Hadir"

Menurutnya, anggaran desa yang terbatas tidak memungkinkan untuk melakukan perbaikan total. “Kalau hanya perbaikan seadanya, mungkin bisa, tetapi dikhawatirkan tidak bertahan lama dan justru menghambur-hamburkan biaya,” tambahnya.

Kerusakan utama pada jembatan ini terjadi pada bagian tali sling yang berkarat dan sebagian sudah putus, serta alas jembatan yang berlubang. Warga yang melintasi jembatan, terutama pengendara motor dan anak sekolah, terancam keselamatannya.

Baca Juga :  Penuhi Kebutuhan Sehari-hari, SMK Gapura Pertiwi Berikan Sembako untuk Korban Banjir Pasir Ampo

“Sudah ada beberapa pengendara yang terjatuh, bahkan pernah seorang anak sekolah terbawa arus sungai setelah terjatuh dari jembatan. Beruntung, tidak sampai ada korban jiwa, tetapi korban mengalami luka-luka dan sepeda motornya rusak,” ungkap Sumarta.

Selain mengancam keselamatan, kerusakan jembatan juga menghambat aktivitas warga, terutama dalam mengakses layanan pendidikan dan ekonomi. Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jembatan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih fatal.(eem/BN/ris)

Berita Terkait

Samboja Uton Witono Ditunjuk Plt Ketua Dekopinda Lebak
Lebak Antisipasi Krisis Air Bersih
Surplus Beras Lebak Tembus 240 Ribu Ton
Polres Lebak Hadirkan Layanan Perpanjangan SIM Online
Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak
Lebak Usulkan Dua Flyover di Perlintasan Kereta Api
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:30 WIB

Samboja Uton Witono Ditunjuk Plt Ketua Dekopinda Lebak

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:32 WIB

Lebak Antisipasi Krisis Air Bersih

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:57 WIB

Surplus Beras Lebak Tembus 240 Ribu Ton

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:33 WIB

Polres Lebak Hadirkan Layanan Perpanjangan SIM Online

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:40 WIB

Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak

Berita Terbaru