Kurangi Polusi, Kawasan Puspem Disemprot Eco Enzim

Jumat, 15 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KURANGI POLUSI: Eco enzim disemprotkan menggunakan peralatan pemadam kebakaran di sejumlah titik di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang Kamis (15/9).

KURANGI POLUSI: Eco enzim disemprotkan menggunakan peralatan pemadam kebakaran di sejumlah titik di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang Kamis (15/9).

bantenraya.co | TANGERANG

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melepas mobil tangki penyemprot Eco Enzim di kawasan Puspemkab Tigaraksa, Jumat 15 September 2023.

Pelepasan mobil tangki penyemprot Eco Enzim untuk meminimalisasi pencemaran udara di wilayah Puspemkab Tigaraksa. Lokasi penyemprotan dilakukan di kawasan Puspemkab Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyemprotan cairan eco enzim merupakan upaya untuk meminimalisir tingkat pencemaran udara di sekitar Tigaraksa sekaligus memperingati hari Ozon Internasional,” kata Sekda.

Menurutnya, penyemprotan cairan tersebut merupakan implementasi program Sekolah Keanekaragaman Hayati (Sehati) yang digagas Pemkab Tangerang. Nantinya setiap sekolah diwajibkan untuk menanam dan berinovasi melalui eco enzim yang manfaatnya dapat dirasakan kembali oleh lingkungan sekolah.

Baca Juga :  11 Desa dan Kelurahan di Legok Diganjar Desa Sadar Hukum

“Saat ini sekitar 33 sekolah yang menerapkan eco enzim ikut pula dalam penyemprotan di setiap sekolah. Nantinya juga menjadi bagian upaya mengurangi pencemaran udara yang semakin terdampak,” tuturnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, menambahkan, penyemprotan cairan eco enzim tersebut untuk menjernihkan udara sekaligus memperingati Hari Ozon Internasional.

Baca Juga :  Bupati Hadiri Milad ke 108 Aisyiyah dan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

“Cairan eco enzim berasal dari sampah organik yang difermentasi oleh anak-anak di sekolah. Eco enzim ini dapat menyerap dan mengikat partikel debu yang ada di udara, sehingga kita berharap dengan adanya kegiatan hari ini dapat mengurangi polusi udara,” jelas Ujang.
Menurutnya, cairan tersebut tidak menimbulkan efek samping dan justru sangat baik untuk manusia dan makhluk hidup lainnya.

“Selain untuk penyemprotan udara, eco enzim ini bagus untuk tanaman dan tumbuhan lainnya,” jelasnya. (*)

Penulis : mas

Editor : Dwi Teguh

Berita Terkait

Anggota Komisi IV Minta Satpol PP Tutup Lapak Sampah Liar di Ciledug
Pemkot Tangerang Evaluasi Sarpras Karawaci, Maryono Tekankan Transparansi dan Pemerataan
DPMPT SP Perkuat pengawasan TKA ,Guna Meningkatkan Kwalitas SDM Tenaga Kerja Lokal
BPBD Kota Tangerang Optimalkan Peran TRC Demi Respons Bencana Lebih Cepat
Antisipasi Bencana, BPBD Kota Tangerang Latih Evakuasi Darurat di Primaya Hospital
Dinas Pendidikan Kota Tangerang Tetapkan Zonasi Domisili untuk SPMB 2026
May Day Kota Tangerang Ditutup Meriah, Sachrudin Ajak Buruh dan Pengusaha Tumbuh Bersama
PT IKPP Tangerang Gelar Penyuluhan P4GN Hingga Bahaya HIV/AIDS di SMAN 7 Tangsel
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:23 WIB

Anggota Komisi IV Minta Satpol PP Tutup Lapak Sampah Liar di Ciledug

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:13 WIB

Pemkot Tangerang Evaluasi Sarpras Karawaci, Maryono Tekankan Transparansi dan Pemerataan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

DPMPT SP Perkuat pengawasan TKA ,Guna Meningkatkan Kwalitas SDM Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:45 WIB

BPBD Kota Tangerang Optimalkan Peran TRC Demi Respons Bencana Lebih Cepat

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:43 WIB

Antisipasi Bencana, BPBD Kota Tangerang Latih Evakuasi Darurat di Primaya Hospital

Berita Terbaru